Apa yang Dimaksud dengan Orbit Geostasioner? Simak Penjelasannya

Selasa, 07 Maret 2023 - 12:19 WIB
loading...
Apa yang Dimaksud dengan...
Pengertian Orbit Geostasioner mungkin masih asing di telinga. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Pengertian Orbit Geostasioner mungkin masih asing di telinga. Orbit ini pada dasarnya berkaitan dengan lokasi penempatan satelit komunikasi suatu negara.

Menurut laman Fakultas Hukum Universitas Indonesia, orbit geostasioner adalah posisi orbit strategis yang digunakan untuk menempatkan satelit komunikasi dan pertahanan.

Satelit nantinya ditempatkan dan akan tetap berada diatas bagian permukaan Bumi tertentu dalam orbitnya.

Baca juga : Pesawat Ruang Angkasa China Intai dan Dekati Satelit AS di Orbit Geostasioner Bumi

Suatu negara akan dapat memperoleh slot orbit geostasioner dengan melakukan pengajuan pada International Telecommunications Union (ITU).

Orbit geostasioner juga dikenal sebagai orbit Bumi geostasioner dan orbit ekuator geosinkron.

Ide tentang orbit geostasioner yang dapat digunakan untuk sarana telekomunikasi sendiri mulai dipublikasikan di tahun 1928 oleh Herman Potočnik.

Pembahasan orbit geostasioner kemudian ditulis oleh ilmuwan Inggris Arthur C. Clarke dalam sebuah artikel berjudul “Extra-Terrestrial Relays” for Wireless World tahun 1945.

Artikel tersebut berisikan sistem satelit komunikasi saat yang dapat menyampaikan sinyal radio dan televisi ke seluruh dunia.

Dilansir dari Britannica, orbit geostasioner melingkar 35.785 km (22.236 mil) di atas Khatulistiwa Bumi dengan periode orbit satelit sama dengan periode rotasi Bumi selama 23 jam 56 menit.

Baca juga : SpaceX Luncurkan 53 Satelit Starlink ke Orbit

Hal ini memastikan bahwa satelit terkunci untuk periode rotasi bumi dan memiliki jejak stasioner di tanah. Semua satelit geostasioner harus terletak di cincin tersebut.

Karena sangat berguna untuk telekomunikasi, orbit ini selalu jadi incaran operator satelit buatan yang didalamnya termasuk satelit komunikasi dan televisi.

Walaupun orbit geostasioner dapat menjaga suatu satelit berada pada tempat yang tetap di atas ekuator, perturbasi orbital dapat menyebabkan satelit secara perlahan-lahan berpindah dari lokasi geostasioner.

Perturbasi Orbital sendiri merupakan fenomena di mana orbit satelit berubah akibat satu atau lebih pengaruh eksternal seperti anomali distribusi gravitasi bumi, gangguan gaya tarik dari bulan, benturan meteor atau benda-benda lain, atau tekanan radiasi matahari.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaringan Hyper 5G Telkomsel...
Jaringan Hyper 5G Telkomsel Gempur Bandung: Janjikan Kecepatan 730 Mbps, Siapa yang Bisa Menikmati?
Sesuatu yang Tidak Biasa...
Sesuatu yang Tidak Biasa Terjadi di Struktur Alam Semesta
Telkomsel Hadirkan Jaringan...
Telkomsel Hadirkan Jaringan 5G di Destinasi Wisata Sumatera Utara: Danau Toba hingga Nias
Iran Luncurkan Satelit...
Iran Luncurkan Satelit Canggih Fakhr-1, Ini Tujuannya
3 Fakta Orbit Planet...
3 Fakta Orbit Planet di Tata Surya yang Sesuai dengan Penjelasan di Al Quran
Tidak Tahu Kapan Waktu...
Tidak Tahu Kapan Waktu Tidur di Planet Ini, Siang dan Malam Abadi
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
ASSI Tekankan Pentingnya...
ASSI Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Teknologi Ruang Angkasa Indonesia
Rekomendasi
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved