Iran Luncurkan Satelit Canggih Fakhr-1, Ini Tujuannya
Minggu, 08 Desember 2024 - 07:47 WIB
loading...
Iran Luncurkan Satelit Canggih Fakhr-1. FOTO/ IRNA
A
A
A
TEHERAN - Satelit Fakhr-1 milik Angkatan Darat Iran diluncurkan menggunakan kapal induk Simorgh dan berhasil ditempatkan di orbit.
BACA JUGA - Rusia Siap Luncurkan 2 Satelit Iran ke Luar Angkasa, Ini Tujuannya
Keberhasilan pemindahan blok Fakhr-1 dan Saman-1 ke orbit dengan berat total 300 kg mencetak rekor baru bagi Iran dalam mengangkat muatan, kantor hubungan masyarakat Angkatan Darat melaporkan pada hari Jumat.
Kantor Berita Republik Islam (IRNA) melaporkan, setelah berada di orbit, Fakhr-1 mengirimkan sinyal pertamanya ke bumi.
Simorgh adalah satu-satunya pembawa satelit canggih Iran yang digunakan untuk mentransfer satelit ke orbit dataran tinggi.
Pada awal November, Iran berhasil meluncurkan dua satelitnya dan mendapat sinyal yang menunjukkan bahwa satelit tersebut berada di orbit sempurna.
Satelit tersebut ditempatkan ke orbit pada ketinggian 550 km pada Sabtu pagi menggunakan pembawa satelit Qaem-100, kendaraan peluncuran luar angkasa bertenaga bahan bakar padat yang dikembangkan oleh para ahli dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
BACA JUGA - Rusia Siap Luncurkan 2 Satelit Iran ke Luar Angkasa, Ini Tujuannya
Keberhasilan pemindahan blok Fakhr-1 dan Saman-1 ke orbit dengan berat total 300 kg mencetak rekor baru bagi Iran dalam mengangkat muatan, kantor hubungan masyarakat Angkatan Darat melaporkan pada hari Jumat.
Kantor Berita Republik Islam (IRNA) melaporkan, setelah berada di orbit, Fakhr-1 mengirimkan sinyal pertamanya ke bumi.
Simorgh adalah satu-satunya pembawa satelit canggih Iran yang digunakan untuk mentransfer satelit ke orbit dataran tinggi.
Pada awal November, Iran berhasil meluncurkan dua satelitnya dan mendapat sinyal yang menunjukkan bahwa satelit tersebut berada di orbit sempurna.
Satelit tersebut ditempatkan ke orbit pada ketinggian 550 km pada Sabtu pagi menggunakan pembawa satelit Qaem-100, kendaraan peluncuran luar angkasa bertenaga bahan bakar padat yang dikembangkan oleh para ahli dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Lihat Juga :