Pria Ini Temukan Serangga Purba Langka Ketika Sedang Belanja

Jum'at, 03 Maret 2023 - 07:17 WIB
loading...
Pria Ini Temukan Serangga...
Polystoechotes punctata atau lacewing besar diawetkan di Fayetteville, Arkansas pada 2012 oleh Michael Skvarla, direktur Lab Identifikasi Serangga di Penn State. Foto: Michael Skvarla / Penn State
A A A
AMERIKA - Michael Skvarla, Direktur Lab Identifikasi Serangga di Penn State University, menemukan serangga langka secara tidak sengaja. Pada 2012, ia sedang bepergian menuju Fayetteville, Arkansas, dan mampir di Walmart untuk membeli susu.

Tiba-tiba, serangga berukuran besar berhenti di depan Skvarla. Nalurinya sebagai peneliti membuat Skvarla langsung menangkap serangga tersebut.
“Saya masih ingat benar. Karena serangga itu terlihat menarik, saya menggenggamnya di tangan sambil belanja. Sesampainya di rumah, saya menyimpannya dan melupakan sampai hampir 10 tahun,” katanya.

Skvarla awalnya mengira serangga yang dia dapatkan di luar Walmart adalah undur-undur atau antlion (singa semut).

Undur-undur adalah serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Saat menjadi dewas, undur-undur memiliki sayap yang mirip capung jarum (damselfly). “Terutama dengan tubuh memanjang, empat sayap berurat rumit berbintik-bintik cokelat dan hitam, serta antena melengkung sepanjang gabungan kepala dan dada,” beber Skvarla.

Meski demikian, pada musim gugur 2020 saat dia mengajar kursus online tentang keanekaragaman hayati dan evolusi serangga, Skvarla menunjukkan kepada siswa serangga tersebut.

Disitulah tiba-tiba ia menyadari bahwa itu bukanlah undur-undur. “Dr Skvarla sedang melihat serangga itu dibawah mikroskop dalam live Zoom. Saat sedang asik menjelaskan, tiba-tiba ia terdiam. Kami menyadari bahwa serangga itu belum dikenali. Bahkan, ternyata serangga tersebut adalah sejenis Lacewings (serangga sayap jala) yang sangat besar dan langka,” beber salah satu murid Skvarla, Codey Mathis.

Dari hasil identifikasi, lebar sayap serangga tersebut sekitar 50 milimeter yang menjelaskan bahwa serangga itu bukan undur-undur.

Skvarla kemudian bekerja dengan tim untuk melakukan analisis molekuler pada serangga tersebut. Pada November 2022, penelitiannya tentang spesimen tersebut diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Entomological Society of Washington.

Serangga Lacewing besar pernah ditemukan di seluruh Amerika. Tetapi, pada 1950-an serangga tersebut telah dimusnahkan di bagian timur Amerika Utara.

BACA JUGA: Ilmuwan Kenya Temukan Nyamuk Kebal Racun Insektisida

Punahnya serangga itu masih misteri. Beberapa teori mengatakan mereka mungkin menghilang karena meningkatnya polusi cahaya, predator baru dan bahkan berpotensi menjadi cacing tanah baru.

Penemuan spesimen Arkansas "mewakili rekor spesimen pertama yang tercatat di Amerika Utara bagian timur dalam lebih dari 50 tahun," kata Skvarla dalam penelitiannya.

“Penemuan ini menunjukkan kemungkinan ada populasi relik dari serangga karismatik yang besar ini yang belum ditemukan," tulisnya, menambahkan bahwa lokasi di mana ia ditemukan mungkin merupakan "tempat ideal bagi serangga untuk bersembunyi tanpaterdeteksi."
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penelitian Mengejutkan,...
Penelitian Mengejutkan, Lebah Madu Juga Mengalami Gangguan Penciuman seperti Manusia
Spesies Baru Laba-laba...
Spesies Baru Laba-laba dengan Jenis Kelamin Ganda Ditemukan
Brasil Membuka Pabrik...
Brasil Membuka Pabrik Nyamuk Terbesar di Dunia
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Melawan Kematian, Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Deteksi Wabah Baru,...
Deteksi Wabah Baru, AS Sebar Ratusan Juta Lalat Screwworm
Serangga Cyborg Penyelamat:...
Serangga Cyborg Penyelamat: Saat Kumbang Jadi Harapan Terakhir untuk Temukan Korban di Bawah Reruntuhan
Dadan Hindayana Dinilai...
Dadan Hindayana Dinilai Perlu Buka Suara Merespons Kritik Publik
5 Fakta Menarik Belalang...
5 Fakta Menarik Belalang Setan, Cantik tapi Punya Cairan Beracun
Riwayat Pendidikan Dadan...
Riwayat Pendidikan Dadan Hindayana Kepala BGN yang Usulkan Serangga Jadi Menu Program MBG
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Supermoon Biru yang...
Supermoon Biru yang Langka, Terbesar dan Paling Terang Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved