Ilmuwan Telusuri Kekuatan Energi Gelap yang Tersembunyi di Alam Semesta
Minggu, 26 Februari 2023 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
Para ahli astronomi dapat mengetahui keberadaannya, karena materi gelap ini dapat mendistorsi cahaya dari bintang-bintang yang jauh. Semakin besar distorsinya, semakin besar konsentrasi dari materi gelap.
Dr Niall Jeffrey dari École Normale Supérieure di Paris, yang ikut membuat peta itu, mengatakan bahwa hasil gambaran materi gelap ini memunculkan "persoalan nyata" bagi ilmu fisika.
"Jika perbedaan ini benar, kemungkinan Einstein telah keliru, Anda kemungkinan berpikir bahwa itu adalah hal yang buruk, mungkin akan membuat ilmu fisika runtuh. Tapi bagi para fisikawan, ini sangat menyenangkan. Artinya, kita dapat menemukan sesuatu yang baru mengenai keberadaan alam semesta yang sebenarnya." katanya kepada BBC News.
Sementara itu, Profesor Carlos Frenk dari Durham University, yang meneliti berdasarkan pemikiran-pemikiran Albert Einstein dan para ilmuwan lain dalam mengembangkan teori kosmologi, mengaku perasaannya bercampur aduk mendengar kabar itu.
"Saya menghabiskan waktu saya terhadap teori ini, dan hati saya berkata tidak ingin melihatnya runtuh. Tapi otak saya mengatakan bahwa pengukurannya [peta materi gelap] sudah benar, dan kita harus melihat kemungkinan hukum fisika yang baru," kata Prof Frenk.
Dr Niall Jeffrey dari École Normale Supérieure di Paris, yang ikut membuat peta itu, mengatakan bahwa hasil gambaran materi gelap ini memunculkan "persoalan nyata" bagi ilmu fisika.
"Jika perbedaan ini benar, kemungkinan Einstein telah keliru, Anda kemungkinan berpikir bahwa itu adalah hal yang buruk, mungkin akan membuat ilmu fisika runtuh. Tapi bagi para fisikawan, ini sangat menyenangkan. Artinya, kita dapat menemukan sesuatu yang baru mengenai keberadaan alam semesta yang sebenarnya." katanya kepada BBC News.
Sementara itu, Profesor Carlos Frenk dari Durham University, yang meneliti berdasarkan pemikiran-pemikiran Albert Einstein dan para ilmuwan lain dalam mengembangkan teori kosmologi, mengaku perasaannya bercampur aduk mendengar kabar itu.
"Saya menghabiskan waktu saya terhadap teori ini, dan hati saya berkata tidak ingin melihatnya runtuh. Tapi otak saya mengatakan bahwa pengukurannya [peta materi gelap] sudah benar, dan kita harus melihat kemungkinan hukum fisika yang baru," kata Prof Frenk.
(wbs)
Lihat Juga :