5 Senapan Mesin Rusia, Nomor Terakhir Digunakan Pasukan Khusus Bawah Air

Jum'at, 24 Februari 2023 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Baca juga; Rusia Kerahkan Helikopter Mi-28NM Bersenjata Rudal Ataka, Pembunuh Tank Leopard dan Abrams

Namun, laras yang diperpendek membuat akurasi senapan AKS-74U tidak terlalu baik dan kemampuan balistik yang rendah. Senapan ini sangat cocok untuk jarak 50-100 meter tetapi tidak ideal untuk mencapai target lebih dari 100 meter. Selain itu, memiliki recoil yang kuat dan AKS-74U melesat ke atas saat ditembakkan.

3. Senapan SHAK-12

5 Senapan Mesin Rusia, Nomor Terakhir Digunakan Pasukan Khusus Bawah Air

Senapan SHAK-12 dilengkapi dengan peluru 12,7x55 mm yang mampu menembus dinding padat dan menghabisi target yang bersembunyi di belakangnya. Terlepas dari kekuatannya, senapan SHAK-12 memiliki kekurangan yang signifikan soal akurasi tembakan.

Senapan SHAK-12 dibuat dengan sistem bullpup (magazine dengan selongsong peluru terletak di belakang mekanisme pelatuk) untuk memperkecil ukuran senjata. Senapan ini juga dapat dipasang peluncur granat di bawah laras. Juga bisa dipasang optik tambahan, pemandangan kolimator, senter, pegangan, dan perangkat lain.

Baca juga; Adu Canggih Senjata Pembunuh Drone, Rusia Pakai Stupor Lawan KVS G-6 Ukraina

4.Senapan AK-12

5 Senapan Mesin Rusia, Nomor Terakhir Digunakan Pasukan Khusus Bawah Air

Senapan AK-12 merupakan senapan serbu utama tentara Rusia modern dan memiliki banyak fitur ergonomis untuk menjadikannya salah satu senapan paling nyaman di era modern. Senapan ini memiliki stok bahu lipat samping baru yang dapat ditarik yang dapat disesuaikan dengan antropometri penggunanya.

Seorang prajurit dapat menyesuaikan senjata untuk keadaan apa pun, bahkan saat mengenakan pelindung tubuh dan merangkak di lumpur atau rumput di lapangan, hutan, atau jarak tembak. Magazen senapan AK-12 memiliki jendela transparan agar mudah mengetahui jumlah amunisi yang tersisa.

Senapan ini masih kompatibel dengan magazen dari AK-74, RPK-74 dan bahkan mag drum 96 putaran dari senapan mesin RPK-16 yang baru. Senapan ini memiliki Rel Picatinny di bagian atas dan bawah sehingga memungkinkan pemasangan berbagai teropong, optik, dan senter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Perang di Ukraina, Rusia...
Perang di Ukraina, Rusia Rekrut Eks Pasukan Khusus Afghanistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved