Punya 26.000 Follower di Instagram, Fotografer Ini Viral setelah Akui Gunakan Teknologi AI
Kamis, 23 Februari 2023 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Avery menjelaskan, meskipun gambarnya bukanlah foto yang sebenarnya, semua masih membutuhkan banyak retouching agar dianggap sebagai fotorealistik. Untuk membuatnya, Avery menggunakan Midjourney, alat sintesis gambar bertenaga AI.
Dia kemudian menggabungkan dan memperbaiki gambar terbaik menggunakan Photoshop. Dengan Midjourney, siapa pun dapat berlangganan untuk hak istimewa menghasilkan karya seni dari deskripsi berbasis teks, yang disebut "prompt".
Pencipta Midjourney mengajarkan model AI cara mensintesis gambar dengan menunjukkan jutaan contoh karya seni dari para seniman lain. Midjourney dapat menghasilkan gambar fotorealistik yang menakjubkan yang dapat mengelabui beberapa orang sehingga berpikir bahwa itu adalah foto asli.
Baca juga; Bard Beri Jawaban Keliru Terkait Teleskop James Webb, Google Kehilangan USD100 Miliar
Awalnya, Avery tidak menjelaskan bagaimana dia membuat gambar atau memberi tahu orang-orang bahwa karyanya adalah foto adalah asli. Tapi rasa bersalah mulai tumbuh seiring popularitasnya yang meningkat.
Dia kemudian menggabungkan dan memperbaiki gambar terbaik menggunakan Photoshop. Dengan Midjourney, siapa pun dapat berlangganan untuk hak istimewa menghasilkan karya seni dari deskripsi berbasis teks, yang disebut "prompt".
Pencipta Midjourney mengajarkan model AI cara mensintesis gambar dengan menunjukkan jutaan contoh karya seni dari para seniman lain. Midjourney dapat menghasilkan gambar fotorealistik yang menakjubkan yang dapat mengelabui beberapa orang sehingga berpikir bahwa itu adalah foto asli.
Baca juga; Bard Beri Jawaban Keliru Terkait Teleskop James Webb, Google Kehilangan USD100 Miliar
Awalnya, Avery tidak menjelaskan bagaimana dia membuat gambar atau memberi tahu orang-orang bahwa karyanya adalah foto adalah asli. Tapi rasa bersalah mulai tumbuh seiring popularitasnya yang meningkat.