Ilmuwan Kenya Temukan Nyamuk Kebal Racun Insektisida
Kamis, 23 Februari 2023 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Para ahli khawatir penularan malaria sekarang akan berlanjut sepanjang tahun, bukan musiman.
Dirjen Kemri, dr. Samuel Kariuki berkata, sayangnya, deteksi di Kenya dapat menyebabkan penularan malaria yang lebih tinggi di daerah perkotaan dan pinggiran kota.
Ia mengatakan, hal ini mempersulit pemberantasan penyakit malaria yang merupakan salah satu pembunuh utama anak di bawah usia lima tahun.
Para peneliti juga mendesak warga Kenya untuk menggunakan alat pengendalian malaria yang ada seperti tidur di bawah kelambu, menggunakan obat nyamuk dan memakai baju lengan panjang untuk menghindari gigitan nyamuk.
Di Afrika, nyamuk pertama kali terdeteksi di Djibouti 10 tahun lalu dan kini terdeteksi di Ethiopia, Sudan, Somalia, dan Nigeria.
Dirjen Kemri, dr. Samuel Kariuki berkata, sayangnya, deteksi di Kenya dapat menyebabkan penularan malaria yang lebih tinggi di daerah perkotaan dan pinggiran kota.
Ia mengatakan, hal ini mempersulit pemberantasan penyakit malaria yang merupakan salah satu pembunuh utama anak di bawah usia lima tahun.
Para peneliti juga mendesak warga Kenya untuk menggunakan alat pengendalian malaria yang ada seperti tidur di bawah kelambu, menggunakan obat nyamuk dan memakai baju lengan panjang untuk menghindari gigitan nyamuk.
Di Afrika, nyamuk pertama kali terdeteksi di Djibouti 10 tahun lalu dan kini terdeteksi di Ethiopia, Sudan, Somalia, dan Nigeria.
(wbs)
Lihat Juga :