Kemampuan Tank-Tank Tua Ukraina Mulai Dikeluhkan, Namun Leopard 2 Tak Kunjung Datang

Selasa, 21 Februari 2023 - 20:48 WIB
loading...
A A A
Terpaksa Ukraina harus bertahan menghadapi Rusia dengan tank era Uni Soviet T-64 yang dikembangkan pada pertengahan 1960-an. Tank T-64 cukup banyak diproduksi hingga akhir 1980-an total jumlahnya sekitar 13.000 unit.

Baca juga; 200 Tank Paling Canggih Rusia T-90M Dikirim ke Garis Depan Ukraina

Tank T-64 berbobot 38 ton dan punya spesifikasi persenjataan yang mumpuni di masanya. Di antaranya meriam smoothbore 125mm dan dua senapan mesin, yaitu senapan mesin koaksial PKMT 7,62 mm dan senapan mesin anti-pesawat NSVT 12,7 mm.
Kemampuan Tank-Tank Tua Ukraina Mulai Dikeluhkan, Namun Leopard 2 Tak Kunjung Datang


Meskipun mesin tua Tank T-64 hanya menghasilkan 700 tenaga kuda, atau hampir setengah dari tenaga tank modern, namun masih mampu berlari baik. Tank T-64 mampu melaju dengan kecepatan maksimal 60 km/jam dan jarak tempuh 500 km.

Faktor usia membuat tank T-64 menghadapi beberapa masalah teknis, seperti undercarriage yang tidak berfungsi dan mati setelah menembakkan Meriam terus menerus. Ini merupakan akar dari kemampuan kinerja tank T-64 yang dikeluhkan prajurit Ukraina.

Seorang komandan tank Ukraina yang disebut sebagai Igor mengatakan bahwa masalah ini membatasi operasi tempur. Apalagi, sistem senjata yang mereka gunakan seringkali disertai dengan peralatan yang aus, rusak, dan tidak berfungsi.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Diserang Drone, Rumah...
Diserang Drone, Rumah Putin Ternyata Dilindungi Teknologi Anti-Nuklir
Dibantu Eropa, Diam-diam...
Dibantu Eropa, Diam-diam Ukraina Serang Rusia dari Luar Angkasa
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Rekomendasi
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Berita Terkini
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved