Kru Polaris Dawn Akan Pakai Garmin Fenix 7 di Luar Angkasa

Jum'at, 17 Februari 2023 - 13:10 WIB
loading...
Kru Polaris Dawn Akan...
A Awak kru Polaris Dawn akan menggunakan smartwatch petualang premium Fenix 7, yang dikenal akan keakuratan data kesehatannya dan akan memberikan masukan secara non-stop . FOTO/ DOK GARMIN
A A A
FLORIDA - Guna membantu peneliti mempelajari efek dari perjalanan luar angkasa terhadap tubuh manusia, ke-empat kru Polaris Dawn akan menggunakan smartwatch petualang premium, fenix 7.

BACA JUGA - Jam Tangan Misterius Kurt Cobain yang Tak Banyak Orang Tahu

Smartwatch Garmin akan memiliki peran penting dalam misi perjalanan luar angkasa berawak yang akan datang, Polaris Dawn.

Awak kru Polaris Dawn akan menggunakan smartwatch petualang premium Fenix 7, yang dikenal akan keakuratan data kesehatannya dan akan memberikan masukan secara non-stop 24/7 mengenai dampak perjalanan ruang angkasa pada tubuh manusia.

Misi yang dilangsungkan selama lima hari tersebut diluncurkan dari SpaceX Falcon 9 rocket di NASA Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat.

Para peneliti akan secara terus menerus memonitor dan mengumpulkan data biometric dari para kru, seperti detak jantung, kadar oksigen dalam darah, dan pola tidur – dalam sekali pengisian daya jam.

“Garmin merasa terhormat menjadi bagian dari upaya penelitian yang menarik ini yang akan memajukan pemahaman tentang bagaimana tubuh manusia beradaptasi dengan kerasnya penerbangan luar angkasa,” kata Dan Bartel, Garmin Vice President of Global Sales.

“Masa pakai baterai smartwatch kami yang luar biasa memungkinkan para peneliti berkesempatan untuk terus memantau keempat anggota kru saat bangun dan istirahat selama lima hari durasi misi —tanpa perlu waktu henti untuk mengisi ulang baterai.”

Translational Research Institute for Space Health (TRISH) di Baylor College of Medicine mendukung penelitian kesehatan dan biomedis atas misi Polaris Dawn yang bersejarah, yang akan berupaya mencapai orbit Bumi tertinggi yang pernah diterbangkan manusia dan menyelesaikan spacewalk komersial pertama.

Kru Polaris Dawn dan tim TRISH memilih smartwatch Garmin untuk misi tersebut karena daya tahan baterainya yang lama, tangguh, dan kelengkapan fitur pemantauan kesehatan sepanjang hari.

“Kumpulan data biometrik dari Garmin fēnix memungkinkan kami lebih memahami bagaimana tubuh menyesuaikan diri saat berada di ruang angkasa,” kata Jimmy Wu, TRISH Senior Biomedical Engineer.

“Setelah dikumpulkan, data fisiologis ini akan ditambahkan ke database EXPAND TRISH, membantu penelitian saat ini dan masa depan untuk mempelajari dan memahami kesehatan dan kinerja manusia untuk semua misi eksplorasi ruang angkasa manusia di masa depan.”

Roket Falcon 9 SpaceX akan meluncurkan kru Polaris Dawn di dalam pesawat ruang angkasa Dragon dari Kennedy Space Center NASA di Cape Canaveral, FL pada tahun 2023 ini.

Garmin Health menyediakan solusi bisnis yang bisa dikustomisasi dengan memanfaatkan portfolio wearable Garmin yang beragam dan sensor data berkualitas tinggi untuk pengaplikasian pada corporate wellness, kesehatan masyarakat, dan kebutuhan monitoring pasien.

Garmin Health API mengijinkan pihak ketiga bertanya kepada pelanggan untuk membagi data mereka sesuai dengan kebijakan privasi khusus.

Sebagai bagian dari perusahana global yang merancang, memproduksi dan mengirimkan produk ke seluruh dunia, Garmin Health mendukung kebutuhan perdagangan dan logistik para pelanggannya, sehingga perusahaan dapat berkembang berkat dukungan satu provider yang terpercaya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Errol Musk: Rusia Punya...
Errol Musk: Rusia Punya Roket Luar Angkasa Berkualitas Sangat Baik
Rekomendasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Maxi Araujo Selamatkan Uruguay dari Kejutan Arab Saudi
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved