Kargo Progress 82 Bocor, Musibah Kedua yang Dialami Pesawat Luar Angkasa Rusia di ISS
Senin, 13 Februari 2023 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Kebocoran Progress 82 mirip dengan insiden yang melibatkan pesawat ruang angkasa MS-22 Soyuz Rusia. Padahal modul yang membawa tiga astronot ke ISS pada bulan September 2022, seharusnya dijadwalkan membawa mereka pulang lagi ke Bumi pada Maret 2023.
Baca juga; Pesawat Ruang Angkasa Rusia Soyuz Bocor, 7 Astronot di ISS untuk Sementara Aman
Modul Soyuz MS-22 membocorkan semua pendinginnya pada 14 Desember 2022 akibat dihantam mikrometeoroid. Kendaraan tersebut sekarang tidak layak untuk membawa astronot kecuali dalam keadaan darurat, sehingga Roscosmos berencana meluncurkan Soyuz MS-23 akhir bulan ini untuk menggantikannya.
![Kargo Progress 82 Bocor, Musibah Kedua yang Dialami Pesawat Luar Angkasa Rusia di ISS]()
Soyuz MS-23 akan diluncurkan tanpa awak ke ISS dan membawa kembali tiga astronot misi Soyuz MS-22 kembali ke Bumi. Tiga astronot itu adalah, kosmonot Dmitri Petelin dan Sergey Prokopyev dan Frank Rubio dari NASA, dijadwalkan kembali ke Bumi akhir September 2023.
Itulah rencana saat ini. Saat ini tidak jelas apakah Roscosmos dan mitra stasiun luar angkasa lainnya akan menyesuaikan jadwal kembali. Hal ini bisa dilakukan untuk memberikan lebih banyak waktu melakukan penyelidikan kebocoran dan mempertimbangkan implikasinya.
Baca juga; Pesawat Ruang Angkasa Rusia Soyuz Bocor, 7 Astronot di ISS untuk Sementara Aman
Modul Soyuz MS-22 membocorkan semua pendinginnya pada 14 Desember 2022 akibat dihantam mikrometeoroid. Kendaraan tersebut sekarang tidak layak untuk membawa astronot kecuali dalam keadaan darurat, sehingga Roscosmos berencana meluncurkan Soyuz MS-23 akhir bulan ini untuk menggantikannya.

Soyuz MS-23 akan diluncurkan tanpa awak ke ISS dan membawa kembali tiga astronot misi Soyuz MS-22 kembali ke Bumi. Tiga astronot itu adalah, kosmonot Dmitri Petelin dan Sergey Prokopyev dan Frank Rubio dari NASA, dijadwalkan kembali ke Bumi akhir September 2023.
Itulah rencana saat ini. Saat ini tidak jelas apakah Roscosmos dan mitra stasiun luar angkasa lainnya akan menyesuaikan jadwal kembali. Hal ini bisa dilakukan untuk memberikan lebih banyak waktu melakukan penyelidikan kebocoran dan mempertimbangkan implikasinya.
(wib)
Lihat Juga :