SpaceX Siap Luncurkan Satelit Komunikasi Terbesar Amazonas Nexus Seberat 4.500 Kg
Senin, 06 Februari 2023 - 13:53 WIB
loading...
SpaceX meluncurkan satelit Amazonas Nexus milik perusahaan Spanyol Hispasat dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida, Senin (6/2/2023). Foto/SpaceX
A
A
A
FLORIDA - SpaceX meluncurkan satelit Amazonas Nexus milik perusahaan Spanyol Hispasat dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida, Senin (6/2/2023). SpaceX menggunakan roket Falcon 9 untuk meluncurkan satelit seberat 10.000 pon atau 4.500 Kg ke orbit setinggi 35.700 Km.
Keterangan SpaceX, roket Falcon 9 itu juga membawa satelit komunikasi SES-22, pendarat bulan Hakuto-R milik ispace yang berbasis di Tokyo, dan tiga batch satelit internet Starlink. Roket Falcon akan menempatkan satelit Amazonas Nexus seberat 4.500 Kg ke orbit transfer geostasioner kurang dari 36 menit setelah lepas landas.
Satelit Amazonas Nexus akan menghabiskan lebih dari enam bulan menuju orbit geostasioner, sekitar 35.700 kilometer di atas Bumi. Hispasat akan melakukan pemeriksaan selama beberapa minggu dengan pesawat ruang angkasa, kemudian memasukkannya ke orbit terakhirnya dan membuat satelit berfungsi menyediakan layanan internet ke petak-petak dunia yang luas.
Baca juga; SpaceX Luncurkan Satelit Internet Starlink Ke-3.000 dengan Roket Falcon 9
“Amazonas Nexus akan mencakup seluruh benua Amerika, Greenland, dan koridor Atlantik Utara dan Selatan. Satelit akan difokuskan pada layanan konektivitas di daerah terpencil dan di lingkungan mobilitas udara dan maritim,” keterangan Hispasat dikutip dari laman Space.com.
Keterangan SpaceX, roket Falcon 9 itu juga membawa satelit komunikasi SES-22, pendarat bulan Hakuto-R milik ispace yang berbasis di Tokyo, dan tiga batch satelit internet Starlink. Roket Falcon akan menempatkan satelit Amazonas Nexus seberat 4.500 Kg ke orbit transfer geostasioner kurang dari 36 menit setelah lepas landas.
Satelit Amazonas Nexus akan menghabiskan lebih dari enam bulan menuju orbit geostasioner, sekitar 35.700 kilometer di atas Bumi. Hispasat akan melakukan pemeriksaan selama beberapa minggu dengan pesawat ruang angkasa, kemudian memasukkannya ke orbit terakhirnya dan membuat satelit berfungsi menyediakan layanan internet ke petak-petak dunia yang luas.
Baca juga; SpaceX Luncurkan Satelit Internet Starlink Ke-3.000 dengan Roket Falcon 9
“Amazonas Nexus akan mencakup seluruh benua Amerika, Greenland, dan koridor Atlantik Utara dan Selatan. Satelit akan difokuskan pada layanan konektivitas di daerah terpencil dan di lingkungan mobilitas udara dan maritim,” keterangan Hispasat dikutip dari laman Space.com.
Lihat Juga :