Pemerintah Pakistan Blokir Wikipedia Karena Konten yang Dianggap Menghujat
Senin, 06 Februari 2023 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, PTA tidak terbuka dalam mencantumkan entri Wikipedia yang mana yang dianggap menghujat dan tidak ingin dibaca oleh warga di Pakistan.
Aturan ketat
Menurut laporan TechCrunch, Pemerintah Pakistan memang sangat ketat terhadap kontrol konten yang ada di berbagai platform digital. Pada 2020, misalnya, PTA sempat melarang TikTok karena dianggap memiliki konten “tidak bermoral dan tidak senonoh”. Namun, larangan tersebut dicabut setelah TikTok berjanji akan memoderasi klip sesuai “norma dan hukum masyarakat” Pakistan.
Perlu dicatat bahwa negara mayoritas Muslim memiliki undang-undang penistaan agama yang ketat, dan hukuman bagi yang melanggarnya termasuk penjara seumur hidup dan bahkan kematian.
Dalam kasus-kasus tertentu, Pakistan memberlakukan hukuman yang ketat. Salah satunya masalah penistaan agama, di mana pelakunya dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.
Setiap tahunnya, lebih dari 100 orang diadili atas tuduhan penghinaan agama di Pakistan. Kebanyakan orang yang diadili beragama Kristen dan kaum minoritas lainnya.
Aturan ketat
Menurut laporan TechCrunch, Pemerintah Pakistan memang sangat ketat terhadap kontrol konten yang ada di berbagai platform digital. Pada 2020, misalnya, PTA sempat melarang TikTok karena dianggap memiliki konten “tidak bermoral dan tidak senonoh”. Namun, larangan tersebut dicabut setelah TikTok berjanji akan memoderasi klip sesuai “norma dan hukum masyarakat” Pakistan.
Perlu dicatat bahwa negara mayoritas Muslim memiliki undang-undang penistaan agama yang ketat, dan hukuman bagi yang melanggarnya termasuk penjara seumur hidup dan bahkan kematian.
Dalam kasus-kasus tertentu, Pakistan memberlakukan hukuman yang ketat. Salah satunya masalah penistaan agama, di mana pelakunya dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.
Setiap tahunnya, lebih dari 100 orang diadili atas tuduhan penghinaan agama di Pakistan. Kebanyakan orang yang diadili beragama Kristen dan kaum minoritas lainnya.
Lihat Juga :