Resmi Dilarang, Inggris Copot Semua Perangkat Huawei dari Jaringan 5G

Rabu, 15 Juli 2020 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Selain itu, langkah ini meningkatkan biaya pemasangan 5G di pasar hingga USD2,5 miliar. Pengumuman hari ini juga memberi perusahaan telekomunikasi di AS dua tahun untuk menghapus semua jejak Huawei dari jaringan broadband serat tetap.

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Dowden mengatakan, "NCSC (National Cyber Security Center) sekarang telah melaporkan kepada para menteri, bahwa mereka telah secara signifikan mengubah penilaian keamanan mereka terhadap kehadiran Huawei di jaringan 5G Inggris. Ini bukan keputusan yang mudah, tetapi itu adalah yang tepat untuk jaringan telekomunikasi Inggris, untuk keamanan nasional kita dan ekonomi kita, baik sekarang dan memang dalam jangka panjang. Pada saat pemilihan berikutnya, kita akan menerapkan hukum dalam jalur yang tidak dapat dibalikkan untuk penghapusan lengkap peralatan Huawei dari jaringan 5G kami."

Selain kekhawatiran tentang mata-mata, AS juga khawatir jika Huawei meraih keunggulan dalam teknologi 5G, China akan menjadi pemimpin teknologi dunia selama bertahun-tahun. Generasi berikutnya dari konduktivitas nirkabel, 5G akan memberikan kecepatan data unduhan hingga 10 kali lebih cepat daripada sinyal 4G LTE saat ini. Kecepatan yang lebih cepat dan latensi yang lebih rendah memungkinkan terciptanya teknologi dan industri baru.

Huawei mendukung keputusan UK yang menyebutnya "politis" dan mengatakan itu dibuat karena kebijakan perdagangan AS dan bukan karena masalah seputar keamanan. Perusahaan juga menyatakan keputusan itu buruk bagi pengguna telepon di negara ini.

"Itu mengancam untuk memindahkan Inggris ke jalur lambat digital, mendongkrak tagihan dan memperdalam kesenjangan digital," kata juru bicara Huawei.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi...
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Tampil Lebih Unggul dengan Kamera dan Durabilitas Ekstra
Telinga Makin Mahal:...
Telinga Makin Mahal: Membedah Janji Anti-Bising TWS Baru Huawei Seharga Rp2,9 Juta
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Rekomendasi
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Giorgio Antonio Geram...
Giorgio Antonio Geram Kerap Diterpa Isu Miring dengan Sarwendah, Siap Lapor Polisi?
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved