Kawasaki EC-1 Pesawat Canggih yang hanya Dibuat 1 Unit Saja

Minggu, 29 Januari 2023 - 15:03 WIB
loading...
Kawasaki EC-1 Pesawat...
Kawasaki EC-1 pesawat canggih yang hanya ada 1 di dunia. FOTO/ IST
A A A
TOKYO - Tak hanya piawai membuat sepeda motor, Kawasaki juga tercatat pernah membuat pesawat super canggih EC-1 dan hanya satu-satunya di dunia.

BACA JUGA - Pesawat Hidrogen Siap Terbang

Kawasaki memang punya kemampuan dalam memproduksi teknologi canggih, rupanya dimanfaatkan Jepang untuk menggarap secara mandiri pesawat intai dengan fungsi peperangan elektronika (pernika) – electronic warfare.

Yang dimaksud adalah Kawasaki EC-1, yang identik dengan hidung bebeknya. Meski bukan arsenal baru, namun ada yang khas dari EC-1, yaitu beroperasi ‘sebatang kara’.

Disebut sebatang kara, lantaran Angkatan Udara Bela Diri Jepang, saat ini hanya mengoperasikan satu jenis EC-1, dan kebetulan, unit yang ada pun juga tinggal itu satu-satunya, menjadikan identitas yang unik, pasalnya jenis pesawat dengan kemampuan serupa, rata-rata dimiliki lebih dari satu unit oleh negara lain.

Kawasaki EC-1 dilengkapi dengan sistem peperangan elektronik produksi dalam negeri XJ/ALQ-5 ECM dan Toshiba ELINT (bersama dengan ECM Amerika dan avionik Elint).

Pesawat ini juga menampilkan hidung bulat hitam yang khas, ekor radome, serta beberapa tonjolan di sepanjang badan pesawat yang menampung berbagai sensor.

Tercata pada awal 1930-an, Kawasaki menyewa insinyur dan disainer Aerospace Jerman, Dr Richard Vogt (1923-1933) untuk mengerjakan desain dan untuk melatih insinyur Jepang.

Di antara murid Vogt adalah Takeo Doi kepala desainer masa depan untuk Kawasaki. Vogt kemudian melanjutkan untuk menjadi desainer utama untuk Blohm dan Voss. Pesawat produksi Kawasaki pada masa sebelum Perang Dunia II adalah :

Type 88 – reconnaissance biplane (1927), Type 92 – single-seat biplane fighter (1930), Ki-3 – single-engine biplane bomber (1933), Ki-10 – single-seat fighter biplane (1935), Ki-32 – single-engine monoplane bomber (1937).

Ki-45 – twin-engine fighter (1939), Ki-48 – twin-engine light bomber (1939), Ki-56 – twin-engine light transport (1940), Ki-60 – single-engine experimental fighter (1941), Ki-61 – single-seat fighter (1941), Ki-96 – twin-engine experimental fighter (1941), Ki-100 radial-engine fighter (1944) dan Ki-102 – twin-engine fighter (1944).

Dalam era pasca-perang, perusahaan ini memproduksi pesawat ini dibawah lisensi dari Amerika untuk Japan Air Self-Defense Force and Japan Maritime Self-Defense Forces. Perusahaan ini menjadi bagian dari Kawasaki Heavy Industries (KHI) pada tahun 1969.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved