Rusia Siap Tekan Tombol, China Beberkan Kelemahan Rudal Hipersonik
Kamis, 26 Januari 2023 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan SCMP, teknologi pertama dari jenisnya di dunia berhasil berkomunikasi dengan rudal balistik hipersonik yang melesat di Mach 20 dengan menggunakan frekuensi dalam kisaran 26 dan 50 GHz.
Tim peneliti menciptakan antena yang lembut dan sangat tipis yang dapat dengan mudah dipasang ke bagian belakang rudal, jauh dari area panas ekstrem di sekitar hidung rudal.
Dalam uji coba yang dilakukan, para peneliti menemukan bahwa antena tersebut mencapai kinerja “luar biasa” pada frekuensi antara 5,2 hingga 5,8 gigahertz.
Frekuensi rendah biasanya digunakan untuk smartphone 5G, router WiFi berkecepatan tinggi, dan perangkat berbasis internet lainnya dan menawarkan alternatif berbiaya rendah untuk berkomunikasi dengan rudal hipersonik.
Temuan penelitian diterbitkan dalam Journal of Microwaves edisi Januari 2023, sebuah publikasi peer-review dari Chinese Institute of Electronics.
Tim peneliti menciptakan antena yang lembut dan sangat tipis yang dapat dengan mudah dipasang ke bagian belakang rudal, jauh dari area panas ekstrem di sekitar hidung rudal.
Dalam uji coba yang dilakukan, para peneliti menemukan bahwa antena tersebut mencapai kinerja “luar biasa” pada frekuensi antara 5,2 hingga 5,8 gigahertz.
Frekuensi rendah biasanya digunakan untuk smartphone 5G, router WiFi berkecepatan tinggi, dan perangkat berbasis internet lainnya dan menawarkan alternatif berbiaya rendah untuk berkomunikasi dengan rudal hipersonik.
Temuan penelitian diterbitkan dalam Journal of Microwaves edisi Januari 2023, sebuah publikasi peer-review dari Chinese Institute of Electronics.
(wbs)
Lihat Juga :