Bos Intel Sebut Chipset Semikonduktor Akan Lebih Penting dari Minyak
Jum'at, 20 Januari 2023 - 02:39 WIB
loading...
A
A
A
"Kami membutuhkan rantai pasokan yang seimbang dan tangguh secara geografis ini," kata Gelsinger.
Untuk diketahui, kekurangan semikonduktor akibat pandemi berdampak pada hampir setiap produk dengan chip di dalamnya, termasuk kendaraan.
Ini menyebabkan Amerika Serikat harus meloloskan USD280 miliar atau Rp4,2 kuadriliun pada Chips and Science Act, di mana USD52 miliar di antaranya akan digunakan untuk subsidi bagi pembuat chip.
"Jika kita telah belajar satu hal dari krisis Covid dan perjalanan bertahun-tahun yang telah kita lalui, kita membutuhkan ketahanan dalam rantai pasokan kita," lanjut Gelsinger.
CEO Intel itu mengatakan perusahaannya dan yang lainnya sekarang sedang menunggu dana dari CHIPS Act untuk dicairkan pada tahun ini. "Saya sedang berinvestasi, tolong tunjukkan uangnya. Karena kami berasumsi mereka akan membantu kami melakukan investasi besar-besaran ini,", pungkasnya.
Untuk diketahui, kekurangan semikonduktor akibat pandemi berdampak pada hampir setiap produk dengan chip di dalamnya, termasuk kendaraan.
Ini menyebabkan Amerika Serikat harus meloloskan USD280 miliar atau Rp4,2 kuadriliun pada Chips and Science Act, di mana USD52 miliar di antaranya akan digunakan untuk subsidi bagi pembuat chip.
"Jika kita telah belajar satu hal dari krisis Covid dan perjalanan bertahun-tahun yang telah kita lalui, kita membutuhkan ketahanan dalam rantai pasokan kita," lanjut Gelsinger.
CEO Intel itu mengatakan perusahaannya dan yang lainnya sekarang sedang menunggu dana dari CHIPS Act untuk dicairkan pada tahun ini. "Saya sedang berinvestasi, tolong tunjukkan uangnya. Karena kami berasumsi mereka akan membantu kami melakukan investasi besar-besaran ini,", pungkasnya.
(wbs)
Lihat Juga :