Data Pengguna Sering Disalah Gunakan, Australia ingin TikTok Angkat Kaki

Senin, 13 Juli 2020 - 20:56 WIB
Mengutip dari Los Alamos Daily Post, Senin (13/7/2020), tentu saja TikTok membantah tudahan itu dan menolak ide pelarangan di Australia.

Di sisi lain, pemerintah di banyak negara, termasuk Australia, sangat memantau pergerakan TikTok. Pasalnya, pertumbuhan pengguna TikTok sangat pesat.

Hampir 2 miliar pengunduh TikTok di seluruh dunia. Di Australia pertumbuhannya juga sangat signifikan. Setidaknya ada 1,6 juta pengguna di sana dengan rentang usia rata-rata antara 16-24 tahun, tetapi pengguna berusia lebih tua juga banyak yang menggunakannya.

Meski menawarkan hiburan yang menyenangkan, tetapi disinyalir ada sisi gelap di dalam aplikasi TikTok. Penyalahgunaan informasi pengguna menjadi dugaan terkuat.

Begini, ketika install di smartphone, TikTok akan meminta penggunanya untuk memberikan izin akses ke kamera, mikrofon, dan daftar kontak. Namun, saat itu aplikasi juga bisa mengumpulkan data lokasi dan informasi lain yang ada di perangkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!