Berburu Es Purba Berusia Jutaan Tahun, Australia Kirim Ekspedisi ke Antartika
Sabtu, 31 Desember 2022 - 13:38 WIB
Peneliti Australia memulai ekspedisi paling ambisius ke Antartika dalam dua dekade mencari es berumur jutaan tahun untuk mempelajari tentang perubahan iklim. Foto/abc/thenewsdaily
CANBERRA - Peneliti Australia memulai ekspedisi paling ambisius ke Antartika dalam dua dekade mencari es berumur jutaan tahun untuk mempelajari tentang perubahan iklim. Tim ilmuwan berjumlah 10 orang menggunakan 5 kereta traktor akan melakukan penelitian di Little Dome C di Antartika.
Para ilmuwan ini terdiri dari pemimpin lapangan, ahli glasiologi, dokter, insinyur, dan mekanik, memulai perjalanan dari stasiun penelitian Casey di Antartika Timur pada 23 Desember. Kereta traktor yang digunakan dirancang khusus melintasi 1.200 kilometer ke Little Dome C, lokasi para ilmuwan memulai pengeboran.
Mereka melaju dengan kecepatan sekitar 10 km/jam dan bersiap untuk menghadapi suhu yang berpotensi serendah minus 50 derajat, perubahan kondisi es, dan medan yang menantang. Traktor juga menarik kereta luncur yang berisi tempat tinggal dan peralatan penelitian.
Baca juga; Dampak Kenaikan Suhu, Antartika Mulai Berubah Jadi Hijau
Para ilmuwan berharap dapat menelusuri sekitar 2,8 km untuk mengambil inti dari es yang berusia lebih dari satu juta tahun di Little Dome C. Ini merupakan lokasi inti es, berada 3.230 meter di atas permukaan laut.
Para peneliti akan menganalisis gelembung udara yang terperangkap di inti untuk membantu menginformasikan apa yang dipahami para ilmuwan tentang stabilitas sistem iklim selama satu juta tahun terakhir. Misi tersebut juga harus membantu para ilmuwan membuat prediksi tentang masa depan, dan menjelaskan mengapa siklus zaman es.
Para ilmuwan ini terdiri dari pemimpin lapangan, ahli glasiologi, dokter, insinyur, dan mekanik, memulai perjalanan dari stasiun penelitian Casey di Antartika Timur pada 23 Desember. Kereta traktor yang digunakan dirancang khusus melintasi 1.200 kilometer ke Little Dome C, lokasi para ilmuwan memulai pengeboran.
Mereka melaju dengan kecepatan sekitar 10 km/jam dan bersiap untuk menghadapi suhu yang berpotensi serendah minus 50 derajat, perubahan kondisi es, dan medan yang menantang. Traktor juga menarik kereta luncur yang berisi tempat tinggal dan peralatan penelitian.
Baca juga; Dampak Kenaikan Suhu, Antartika Mulai Berubah Jadi Hijau
Para ilmuwan berharap dapat menelusuri sekitar 2,8 km untuk mengambil inti dari es yang berusia lebih dari satu juta tahun di Little Dome C. Ini merupakan lokasi inti es, berada 3.230 meter di atas permukaan laut.
Para peneliti akan menganalisis gelembung udara yang terperangkap di inti untuk membantu menginformasikan apa yang dipahami para ilmuwan tentang stabilitas sistem iklim selama satu juta tahun terakhir. Misi tersebut juga harus membantu para ilmuwan membuat prediksi tentang masa depan, dan menjelaskan mengapa siklus zaman es.
Lihat Juga :