Satelit NOAA-21 Tampilkan Permukaan Bumi dan Prediksi Badai Lebih Detail dengan Inframerah

Sabtu, 31 Desember 2022 - 09:01 WIB
Satelit NOAA-21 diluncurkan pada 10 November dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg menggunakan pesawat ruang angkasa yang disebut sebagai JPSS-2. Satelit JPSS terakhir, sekarang dikenal sebagai NOAA-20, diluncurkan pada November 2017.



Dikutip dari laman Space, Sabtu (31/12/2022), Satelit NOAA-20 dan NOAA-21 mengorbit kutub ke kutub, mengamati keseluruhan permukaan bumi dua kali sehari. Satelit ini berlayar di ketinggian 824 kilometer di atas Bumi dengan kecepatan 27.360 km/jam dan melintasi khatulistiwa 14 kali per hari.

Baca juga; Sudah Tak Berfungsi, Satelit Cuaca NOAA-17 Dihancurkan di Luar Angkasa

Sebelumnya, NOAA-NASA Suomi National Polar-Orbiting Partnership (Suomi-NPP), yang menyediakan cetak biru JPSS, diluncurkan pada 2011. Satelit JPSS ketiga dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2027, dan satelit keempat belum memiliki jadwal peluncuran.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!