Apakah Badai Ekstrem Salah Satu Tanda Kiamat? Ini Penjelasannya
Kamis, 29 Desember 2022 - 16:39 WIB
Pada pengertiannya, kiamat bisa diartikan sebagai hari kehancuran dunia. Dalam hal ini, sejumlah agama di dunia juga mempercayai akan datangnya hari akhir tersebut.
Sebagai contoh, dalam agama Islam hari kiamat menjadi salah satu rukun iman yang wajib diyakini para muslim. Selain itu, ajaran juga mengatakan kedatangan hari kiamat tidak ada yang mengetahuinya kecuali Tuhan Yang Maha Esa.
Akan tetapi, meski tidak diketahui kapan akan terjadi kiamat, terdapat banyak fenomena alam yang diyakini sebagai tanda semakin dekatnya hari akhir. Termasuk di antaranya adalah banyaknya bencana alam dan perubahan iklim ekstrem. Benarkah demikian?
DIkutip dari laman Daily Sabah, beberapa waktu yang lalu muncul laporan dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) PBB. Dalam hal ini, mereka menyebut bahwa cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang melanda dunia bisa berlangsung lebih buruk lagi ke depannya.
Baca juga : Badai Matahari Menghantam selama Akhir Pekan
Lebih lanjut, disampaikan juga bahwa pada tahun 2100 mendatang, manusia akan mengalami iklim ekstrem 4x lipat lebih buruk jika dibandingkan kondisi saat ini.
Sebagai contoh, dalam agama Islam hari kiamat menjadi salah satu rukun iman yang wajib diyakini para muslim. Selain itu, ajaran juga mengatakan kedatangan hari kiamat tidak ada yang mengetahuinya kecuali Tuhan Yang Maha Esa.
Akan tetapi, meski tidak diketahui kapan akan terjadi kiamat, terdapat banyak fenomena alam yang diyakini sebagai tanda semakin dekatnya hari akhir. Termasuk di antaranya adalah banyaknya bencana alam dan perubahan iklim ekstrem. Benarkah demikian?
DIkutip dari laman Daily Sabah, beberapa waktu yang lalu muncul laporan dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) PBB. Dalam hal ini, mereka menyebut bahwa cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang melanda dunia bisa berlangsung lebih buruk lagi ke depannya.
Baca juga : Badai Matahari Menghantam selama Akhir Pekan
Lebih lanjut, disampaikan juga bahwa pada tahun 2100 mendatang, manusia akan mengalami iklim ekstrem 4x lipat lebih buruk jika dibandingkan kondisi saat ini.
Lihat Juga :