Akun Penguntit Pesawat Jet Elon Musk Ditendang dari Twitter
Kamis, 15 Desember 2022 - 10:00 WIB
Pasalnya Elon Musk pernah mengonfirmasi tidak akan mematikan akun Twitter ElonJet. Dia mengatakan akun Twitter tersebut masih bisa beraktivitas sebagaimana biasanya. Hal itu menurut pria kelahiran 28 Juni 1971 itu sebagai bukti kebebasan berbicara masih dipegang teguh di Twitter.
Baca juga : Cuma 150 Unit, Mercedes-Maybach S680 Haute Voiture Incar Orang Kaya yang Paham Fashion
"Komitmen saya pada kebebasan berbicara sangat luas bahkan termasuk keinginan saya untuk tidak melarang akun yang mengikuti pesawat jet pribadi saya, meski itu sudah termasuk gangguan keamanan personal," jelasnya.
Saat itu cuitan Elon Musk disambar langsung oleh Jack Sweeney. "Terima kasih telah membuktikan komitmen Anda pada kebebasan berbicara. Banyak pengikut saya adalah pendukung dan pengagum apa yang telah Anda berhasil capai. Itu justru termasuk motivasi saya membuat @ElonJet," tulis Jack Sweeney.
Elon Musk memang pernah berupaya agar akun Twitter Elonjet berhenti menguntit pesawat jet pribadinya. Dia bahkan berupaya memberikan kompensasi uang sebesar USD5.000 atau setara Rp75 juta. Hanya saja tawaran itu ditolak oleh Jack Sweeney. Dia malah meminta jumlah uang yang lebih besar yakni sebesar USD50.000 atau setara Rp717 juta untuk biaya kuliahnya. Sweeney juga menawarkan alternatif lain jika tidak diberi uang, yakni Tesla Model 3 dan kesempatan magang di Tesla.
Baca juga : Cuma 150 Unit, Mercedes-Maybach S680 Haute Voiture Incar Orang Kaya yang Paham Fashion
"Komitmen saya pada kebebasan berbicara sangat luas bahkan termasuk keinginan saya untuk tidak melarang akun yang mengikuti pesawat jet pribadi saya, meski itu sudah termasuk gangguan keamanan personal," jelasnya.
Saat itu cuitan Elon Musk disambar langsung oleh Jack Sweeney. "Terima kasih telah membuktikan komitmen Anda pada kebebasan berbicara. Banyak pengikut saya adalah pendukung dan pengagum apa yang telah Anda berhasil capai. Itu justru termasuk motivasi saya membuat @ElonJet," tulis Jack Sweeney.
Elon Musk memang pernah berupaya agar akun Twitter Elonjet berhenti menguntit pesawat jet pribadinya. Dia bahkan berupaya memberikan kompensasi uang sebesar USD5.000 atau setara Rp75 juta. Hanya saja tawaran itu ditolak oleh Jack Sweeney. Dia malah meminta jumlah uang yang lebih besar yakni sebesar USD50.000 atau setara Rp717 juta untuk biaya kuliahnya. Sweeney juga menawarkan alternatif lain jika tidak diberi uang, yakni Tesla Model 3 dan kesempatan magang di Tesla.
(wsb)
Lihat Juga :