Laporan WMO Sebut Sumber Air di Seluruh Dunia Mengering
Jum'at, 02 Desember 2022 - 05:26 WIB
Menurut laporan tersebut, situasi tersebut terjadi akibat perubahan iklim dan fenomena La Nina.
“Dampak perubahan iklim dapat dilihat melalui lebih seringnya insiden kekeringan, banjir ekstrem dan musim hujan yang tidak menentu serta pencairan gletser yang lebih cepat. Ini semua mempengaruhi ekonomi, ekosistem dan semua aspek kehidupan kita,''
“Namun, pemahaman tentang perubahan distribusi, kuantitas dan kualitas sumber air bersih masih belum memadai,” ujar Sekjen WMO, Petteri Taalas.
Menurut laporan yang sama, luas Bumi dengan aliran sungai di bawah rata-rata adalah dua kali luas di atas rata-rata jika dibandingkan dengan rata-rata 30 tahun.
Area yang semakin kering meliputi Rio de la Plata di Amerika Selatan dan cekungan sungai di negara bagian Colorado, Missouri, dan Mississippi di Amerika Serikat.
“Dampak perubahan iklim dapat dilihat melalui lebih seringnya insiden kekeringan, banjir ekstrem dan musim hujan yang tidak menentu serta pencairan gletser yang lebih cepat. Ini semua mempengaruhi ekonomi, ekosistem dan semua aspek kehidupan kita,''
“Namun, pemahaman tentang perubahan distribusi, kuantitas dan kualitas sumber air bersih masih belum memadai,” ujar Sekjen WMO, Petteri Taalas.
Menurut laporan yang sama, luas Bumi dengan aliran sungai di bawah rata-rata adalah dua kali luas di atas rata-rata jika dibandingkan dengan rata-rata 30 tahun.
Area yang semakin kering meliputi Rio de la Plata di Amerika Selatan dan cekungan sungai di negara bagian Colorado, Missouri, dan Mississippi di Amerika Serikat.
Lihat Juga :