WHO Resmi Ganti Nama Cacar Monyet karena Dianggap Rasis

Selasa, 29 November 2022 - 17:10 WIB
Penyakit ini pertama kali ditemukan pada manusia pada tahun 1970-an di Kongo, dengan penyebarannya pada manusia sejak saat itu terbatas pada negara-negara Afrika Barat dan Tengah.

Namun, Mei lalu, kasus penyakit yang menyebabkan demam, nyeri otot, dan kulit melepuh besar seperti bisul ini mulai menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, terutama di kalangan pria yang berhubungan seks dengan pria.

Sekitar 81.107 kasus dan 55 kematian dilaporkan ke WHO tahun ini, dari 110 negara.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!