Temukan Kerusakan Kecil Akibat Badai Nicole, NASA Tetap Luncurkan Misi Artemis 1
Selasa, 15 November 2022 - 19:59 WIB
Gambar NASA menunjukkan bagian yang rusak dari dempul isolasi RTV di bagian luar pesawat ruang angkasa Orion misi Artemis 1. Foto/NASA/Space
FLORIDA - NASA tetap memutuskan meluncurkan Misi ke Bulan Artemis 1 pada 16 November 2022 waktu setempat, meskipun ada kerusakan kecil akibat badai Nicole. Kerusakan kecil ditemukan pada pesawat ruang angkasa Orion, namun diyakini tidak akan mengganggu peluncuran Artemis 1.
Salah satu area utama yang menjadi perhatian adalah strip isolasi yang dikenal sebagai RTV yang dirancang untuk menutup celah di bagian luar pesawat ruang angkasa Orion. Angin kencang selama Badai Nicole melucuti bagian RTV setinggi 3 meter dari Orion.
Setelah menemukan kerusakan, ada kekhawatiran bahwa dempul yang hilang dapat menciptakan aliran udara yang tidak diinginkan dan menyebabkan pemanasan berlebih selama peluncuran. Setelah meninjau masalah dan melakukan beberapa analisis, manajer misi Artemis 1 merasa bahwa kendaraan tersebut masih layak terbang.
Baca juga; Hindari Ancaman Badai Ian, NASA Amankan Roket Artemis 1
"Rekomendasi bulat untuk tim adalah bahwa kami berada dalam posisi yang baik untuk melanjutkan hitungan mundur peluncuran. Tidak ada perubahan dalam rencana kami untuk meluncurkan pada tanggal 16,” kata Jeremy Parsons, Wakil Manajer Program Sistem Tanah Eksplorasi NASA di Kennedy Space Center (KSC) di Florida dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Selasa (15/11/2022).
Mike Sarafin, Manajer Misi Artemis di markas NASA Washington, mengatakan tidak ada perubahan rencana peluncuran Artemis 1 pada tanggal 16. Terlepas dari kenyataan bahwa pita isolasi di Orion rusak oleh angin kencang selama badai Nicole.
Salah satu area utama yang menjadi perhatian adalah strip isolasi yang dikenal sebagai RTV yang dirancang untuk menutup celah di bagian luar pesawat ruang angkasa Orion. Angin kencang selama Badai Nicole melucuti bagian RTV setinggi 3 meter dari Orion.
Setelah menemukan kerusakan, ada kekhawatiran bahwa dempul yang hilang dapat menciptakan aliran udara yang tidak diinginkan dan menyebabkan pemanasan berlebih selama peluncuran. Setelah meninjau masalah dan melakukan beberapa analisis, manajer misi Artemis 1 merasa bahwa kendaraan tersebut masih layak terbang.
Baca juga; Hindari Ancaman Badai Ian, NASA Amankan Roket Artemis 1
"Rekomendasi bulat untuk tim adalah bahwa kami berada dalam posisi yang baik untuk melanjutkan hitungan mundur peluncuran. Tidak ada perubahan dalam rencana kami untuk meluncurkan pada tanggal 16,” kata Jeremy Parsons, Wakil Manajer Program Sistem Tanah Eksplorasi NASA di Kennedy Space Center (KSC) di Florida dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Selasa (15/11/2022).
Mike Sarafin, Manajer Misi Artemis di markas NASA Washington, mengatakan tidak ada perubahan rencana peluncuran Artemis 1 pada tanggal 16. Terlepas dari kenyataan bahwa pita isolasi di Orion rusak oleh angin kencang selama badai Nicole.
Lihat Juga :