Bisa Mematikan, Inggris Ungkap Senjata Api Terbuat dari Printer 3D
Minggu, 13 November 2022 - 22:09 WIB
Saat ini, komponen cetak 3D hanya membentuk beberapa bagian yang diperlukan untuk membuat senjata, paling banyak 80 hingga 90% dari senjata, kata Mr Perfect.
Komponen logam utama seperti laras biasanya harus diproduksi dengan cara yang lebih tradisional. Dan senjata masih membutuhkan amunisi. Akibatnya, Mr Perfect yakin senjata itu masih dapat dideteksi oleh proses keamanan normal.
Polisi menyita senjata cetak 3D dalam jumlah yang lebih besar. Dari awal tahun lalu telah ada 21 pemulihan senjata,, peningkatan signifikan pada tahun-tahun sebelumnya, meskipun masih kecil dibandingkan dengan senjata konvensional, kata Perfect.
Kesulitan dalam mengangkut senjata melintasi perbatasan selama pandemi coronavirus mungkin telah berkontribusi pada minat penjahat pada senjata cetak, sarannya.
Peter Squires, profesor kriminologi dan kebijakan publik di University of Brighton, mengatakan ancaman itu kemungkinan akan tumbuh. "Segalanya telah bergerak cukup cepat," katanya menambahkan.
Komponen logam utama seperti laras biasanya harus diproduksi dengan cara yang lebih tradisional. Dan senjata masih membutuhkan amunisi. Akibatnya, Mr Perfect yakin senjata itu masih dapat dideteksi oleh proses keamanan normal.
Polisi menyita senjata cetak 3D dalam jumlah yang lebih besar. Dari awal tahun lalu telah ada 21 pemulihan senjata,, peningkatan signifikan pada tahun-tahun sebelumnya, meskipun masih kecil dibandingkan dengan senjata konvensional, kata Perfect.
Kesulitan dalam mengangkut senjata melintasi perbatasan selama pandemi coronavirus mungkin telah berkontribusi pada minat penjahat pada senjata cetak, sarannya.
Peter Squires, profesor kriminologi dan kebijakan publik di University of Brighton, mengatakan ancaman itu kemungkinan akan tumbuh. "Segalanya telah bergerak cukup cepat," katanya menambahkan.
(wbs)
Lihat Juga :