China Bikin Senjata Baru Mirip Rudal Kinzhal Rusia, Diluncurkan dari Pesawat Pengebom H-6K

Sabtu, 05 November 2022 - 09:55 WIB
Rudal ini diperkirakan memiliki diameter maksimum sekitar 2,8 kaki (0,85 meter), sama dengan rudal kuasi-balistik Iskander Rusia, yang juga telah diadaptasi untuk peluncuran udara, seperti Kinzhal. Kinzhal juga sering dikaitkan dengan peran anti-kapal, meskipun ini tampaknya belum ditunjukkan.



Namun, secara keseluruhan, profil rudal misteri umumnya sesuai dengan perkembangan rudal serupa lainnya di seluruh dunia, termasuk bentuk meruncing atau bi-conic. Perkiraan kasar ukuran rudal baru ini panjang sekitar 23 kaki (7 meter).

Baca juga; Ini Beda Rudal Hipersonik Kinzhal dan Zirkon, Senjata Andalan Rusia

Menurut CASIC, CM-401 dalam aplikasi peluncuran darat dan peluncuran kapal memiliki jangkauan maksimum lebih dari 180 mil (289,6 km). Sedangkan pengebom H-6, memiliki jangkauan 3.700 mil (5954,5 km), meskipun dengan mesinnya yang lebih efisien dapat terbang lebih jauh secara signifikan.

CM-401, ketika diluncurkan dari pantai China, bahkan bisa mengenai target di pantai timur Taiwan. Ini adalah senjata yang dikenal oleh barat dikenal dengan sebutan CH-AS-X-13 dan terkait dengan pesawat pengebom H-6N, yang secara khusus disesuaikan mengangkut muatan yang sangat besar.

Rudal CM-401 digunakan untuk menyerang target yang sangat rumit, dengan kecepatan terminal antara Mach 4 dan 6. Bahkan dengan peluncuran dari pesawat di ketinggian, kecepatannya bisa bertambah seperti kebanyakan rudal balistik termasuk Kinzhal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!