Roket Artemis 1 Siap Diluncurkan 14 November
Jum'at, 04 November 2022 - 11:06 WIB
Mereka juga mengisi ulang baterai Orion dan mengganti baterai muatan, termasuk yang ada di 10 misi perjalanan. "Pekerjaan di VAB berjalan lancar. Kami berhasil melindungi roket dari badai dan dapat melakukan inspeksi untuk melakukan perbaikan,” kata Cliff Lanham, manajer operasi kendaraan senior dari Program Sistem Tanah Eksplorasi di KSC.
Lanham menambahkan bahwa, proses pekerjaan preflight hampir selesai dan tim NASA di KSC telah mulai mempersiapkan peluncuran ke Launch Pad 39. Dia mengaku bahwa antusiasme tim tidak pernah berkurang meskipun misi sebelumnya mengalami penundaan peluncuran.
Misi Artemis 1 akan mengirim Orion tanpa awak dalam perjalanan panjang ke orbit bulan dan kembali. Ini adalah misi pertama dalam program eksplorasi bulan Artemis NASA, yang bertujuan untuk menempatkan orang-orang di dekat kutub selatan bulan pada tahun 2025 atau 2026.
Baca juga; Terjadi Kebocoran Bahan Bakar, Peluncuran Roket Artemis 1 Dibatalkan Kembali
Selanjutnya membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di dalam dan di sekitar bulan pada akhir dekade ini. “Ini adalah misi yang menantang," kata Jim Free, administrator asosiasi Direktorat Misi Pengembangan Sistem Eksplorasi di markas NASA di Washington DC.
Lanham menambahkan bahwa, proses pekerjaan preflight hampir selesai dan tim NASA di KSC telah mulai mempersiapkan peluncuran ke Launch Pad 39. Dia mengaku bahwa antusiasme tim tidak pernah berkurang meskipun misi sebelumnya mengalami penundaan peluncuran.
Misi Artemis 1 akan mengirim Orion tanpa awak dalam perjalanan panjang ke orbit bulan dan kembali. Ini adalah misi pertama dalam program eksplorasi bulan Artemis NASA, yang bertujuan untuk menempatkan orang-orang di dekat kutub selatan bulan pada tahun 2025 atau 2026.
Baca juga; Terjadi Kebocoran Bahan Bakar, Peluncuran Roket Artemis 1 Dibatalkan Kembali
Selanjutnya membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di dalam dan di sekitar bulan pada akhir dekade ini. “Ini adalah misi yang menantang," kata Jim Free, administrator asosiasi Direktorat Misi Pengembangan Sistem Eksplorasi di markas NASA di Washington DC.
(wib)
Lihat Juga :