WHO Ungkap Infeksi Jamur pada Manusia Akan Picu Pandemi Baru
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 20:03 WIB
Pakar medis menerbitkan daftar 19 jamur dengan risiko kritis hingga sedang. Dari empat yang termasuk dalam daftar kritis, patogen yang dikenal sebagai Cryptococcus neoformans terdaftar sebagai ancaman terbesar.
Patogen ragi yang mematikan dapat hidup di tanah dan kayu dan memiliki tingkat kematian 41 hingga 61 persen.
Ragi candida auris juga terdaftar karena memiliki potensi epidemi yang tinggi dan telah menginfeksi beberapa rumah sakit. Ini memiliki risiko kematian antara 29 hingga 53 persen dan resisten terhadap sebagian besar obat antijamur yang ada.
Ketiga dalam daftar kritis adalah Aspergillus fumigatus, jamur yang dapat terhirup sebelum menyebar ke otak dan berpotensi membunuh korbannya.
Ancaman terakhir adalah Candida albican. Jamur hidup dengan bakteri di mulut dan usus manusia. Biasanya tidak berbahaya tetapi dapat dengan cepat menyebabkan infeksi jika berkembang biak.
Patogen ragi yang mematikan dapat hidup di tanah dan kayu dan memiliki tingkat kematian 41 hingga 61 persen.
Ragi candida auris juga terdaftar karena memiliki potensi epidemi yang tinggi dan telah menginfeksi beberapa rumah sakit. Ini memiliki risiko kematian antara 29 hingga 53 persen dan resisten terhadap sebagian besar obat antijamur yang ada.
Ketiga dalam daftar kritis adalah Aspergillus fumigatus, jamur yang dapat terhirup sebelum menyebar ke otak dan berpotensi membunuh korbannya.
Ancaman terakhir adalah Candida albican. Jamur hidup dengan bakteri di mulut dan usus manusia. Biasanya tidak berbahaya tetapi dapat dengan cepat menyebabkan infeksi jika berkembang biak.
Lihat Juga :