Keren, Studi DNA Terbaru Bisa Tebak Berapa Tinggi Anak Saat Dewasa
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 16:43 WIB
“Saat ini, tinggi anak paling baik diprediksi menggunakan tinggi rata-rata kedua orang tua kandungnya, tetapi menggunakan data genom ini, dokter anak akan bisa mendapatkan perkiraan yang lebih baik," tambahnya.
Menurut Dr Loic Yengo, studi ini akan menenangkan pikiran orang tua jika anak-anak diprediksi dapat tumbuh seperti gen mereka. Orang tua juga bisa segera mengambil tidakan jika diprediksi tidak dapat tumbuh sesuai dengan harapan.
Dr Eirini Marouli, dosen senior di Computational Biology di Queen Mary University of London, mengatakan bahwa studi ini merupakan prestasi besar. Karena memegang kunci untuk memecahkan banyak tantangan kesehatan global di masa depan.
“Jika kita bisa mendapatkan gambaran yang jelas tentang sifat seperti tinggi badan pada tingkat genomik, medis mungkin memiliki model untuk mendiagnosis dan mengobati kondisi yang dipengaruhi gen seperti penyakit jantung atau skizofrenia, misalnya,” ungkap Eirini.
Para ilmuwan menyarankan temuan mereka dapat membantu dokter mengidentifikasi orang-orang yang tidak dapat mencapai ketinggian yang diprediksi secara genetik, yang kemudian dapat membantu dalam diagnosis penyakit atau kondisi tertentu.
Menurut Dr Loic Yengo, studi ini akan menenangkan pikiran orang tua jika anak-anak diprediksi dapat tumbuh seperti gen mereka. Orang tua juga bisa segera mengambil tidakan jika diprediksi tidak dapat tumbuh sesuai dengan harapan.
Dr Eirini Marouli, dosen senior di Computational Biology di Queen Mary University of London, mengatakan bahwa studi ini merupakan prestasi besar. Karena memegang kunci untuk memecahkan banyak tantangan kesehatan global di masa depan.
“Jika kita bisa mendapatkan gambaran yang jelas tentang sifat seperti tinggi badan pada tingkat genomik, medis mungkin memiliki model untuk mendiagnosis dan mengobati kondisi yang dipengaruhi gen seperti penyakit jantung atau skizofrenia, misalnya,” ungkap Eirini.
Para ilmuwan menyarankan temuan mereka dapat membantu dokter mengidentifikasi orang-orang yang tidak dapat mencapai ketinggian yang diprediksi secara genetik, yang kemudian dapat membantu dalam diagnosis penyakit atau kondisi tertentu.
Lihat Juga :