Rusia Masukkan Meta dalam Daftar Organisasi Teroris dan Ekstremis

Rabu, 12 Oktober 2022 - 09:28 WIB
Meta mengajukan banding atas larangan tersebut tetapi dikuatkan oleh pengadilan Moskow pada bulan Juni. Raksasa teknologi AS telah menolak tuduhan mempromosikan sentimen anti-Rusia. Larangan itu tidak berlaku untuk WhatsApp, yang juga dimiliki Meta.

Menurut Interfax, dimasukkan ke dalam daftar organisasi ekstremis berarti bank dapat membekukan dana Meta di Rusia. Ini membuat persaingan antara platform teknologi Barat dan Rusia dalam beberapa bulan semakin nyata.

Baca juga; Meta Hapus Ribuan Akun Palsu Pro-Rusia di Facebook dan Instagram

Facebook mendapat saingan dari platform serupa milik Rusia yang cukup popular, VK. Tetapi Instagram tetap besar di Rusia, dan meluasnya penggunaan jaringan pribadi virtual (VPN) berarti larangan pada platform tersebut tidak benar-benar menghentikan orang untuk mengaksesnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!