Dekat dengan Indonesia, Ini yang Akan Picu Lempeng Raksasa Samudra Hindia Pecah
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 20:35 WIB
Untuk hal ini, para ilmuwan memprediksi bahwa ada deformasi yang terjadi jauh di dalam tanah yaitu di daerah Cekungan Wharton. Sangat tidak dapat diduga, lempeng India-Australia-Capricorn lalu tidak lagi menjadi kesatuan yang kohesif.
Diduga kuat, lempeng tektonik raksasa di bawah Samudra Hindia yang disebut pecah ini karena terjadi kesalahan strike-slip yang sama seperti San Andreas Fault. Kesalahan semacam ini membuat dua blok Bumi saling bergeser secara horizontal.
Karena lempeng India-Australia-Capricorn di Samudra Hindia mengalami perpecahan dengan kecepatan yang berbeda. Dari celah pasif bisa saja kemudian menjadi pecah dan terbelah dua dalam waktu singkat.
Lebih lanjut, penelitian mengenai lempeng tektonik raksasa di bawah Samudra Hindia yang pecah ini terus dilakukan untuk menemukan efek dan bahaya apa yang sekiranya mungkin akan segera terjadi.
Diduga kuat, lempeng tektonik raksasa di bawah Samudra Hindia yang disebut pecah ini karena terjadi kesalahan strike-slip yang sama seperti San Andreas Fault. Kesalahan semacam ini membuat dua blok Bumi saling bergeser secara horizontal.
Karena lempeng India-Australia-Capricorn di Samudra Hindia mengalami perpecahan dengan kecepatan yang berbeda. Dari celah pasif bisa saja kemudian menjadi pecah dan terbelah dua dalam waktu singkat.
Lebih lanjut, penelitian mengenai lempeng tektonik raksasa di bawah Samudra Hindia yang pecah ini terus dilakukan untuk menemukan efek dan bahaya apa yang sekiranya mungkin akan segera terjadi.
(wbs)
Lihat Juga :