Foto Satelit Rekam Badai Ian Menggulung Florida, Makin Bahaya Naik Jadi Kategori 4
Kamis, 29 September 2022 - 11:51 WIB
Astronot di stasiun luar angkasa juga telah melacak Badai Ian dan menyaksikan pemandangan badai yang menakjubkan pada Senin 26 September 2022. Saat itu badai tepat berada di selatan Kuba saat menuju Florida.
Mulai pukul 2 siang, Badai Ian bergerak menuju utara-timur laut sekitar 15 km per jam dan diperkirakan akan berbelok ke timur laut pada hari Kamis. “Badai Ian diperkirakan berbelok ke utara pada hari Jumat dan mendekati pantai timur laut Florida di samping pantai Georgia dan Carolina Selatan Jumat malam,” demikian keterangan NHC.
Pada hari-hari sebelum Badai Ian menerjang, pejabat negara bagian Florida memerintahkan evakuasi bagi penduduk di sepanjang daerah pesisir di jalur badai. NASA juga menunda rencana untuk meluncurkan misi Artemis 1 ke bulan dengan roket Space Launch System pertama.
Baca juga; Hindari Ancaman Badai Ian, NASA Amankan Roket Artemis 1
NASA dan SpaceX juga menunda peluncuran kru baru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan roket SpaceX Falcon 9 dan pesawat ruang angkasa Dragon. Misi itu akan membawa dua astronot Amerika, seorang astronot Jepang dan seorang kosmonot Rusia.
Mulai pukul 2 siang, Badai Ian bergerak menuju utara-timur laut sekitar 15 km per jam dan diperkirakan akan berbelok ke timur laut pada hari Kamis. “Badai Ian diperkirakan berbelok ke utara pada hari Jumat dan mendekati pantai timur laut Florida di samping pantai Georgia dan Carolina Selatan Jumat malam,” demikian keterangan NHC.
Pada hari-hari sebelum Badai Ian menerjang, pejabat negara bagian Florida memerintahkan evakuasi bagi penduduk di sepanjang daerah pesisir di jalur badai. NASA juga menunda rencana untuk meluncurkan misi Artemis 1 ke bulan dengan roket Space Launch System pertama.
Baca juga; Hindari Ancaman Badai Ian, NASA Amankan Roket Artemis 1
NASA dan SpaceX juga menunda peluncuran kru baru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan roket SpaceX Falcon 9 dan pesawat ruang angkasa Dragon. Misi itu akan membawa dua astronot Amerika, seorang astronot Jepang dan seorang kosmonot Rusia.
Lihat Juga :