Ini yang Terjadi pada Otak Saat Anda Tidur

Senin, 12 September 2022 - 18:05 WIB
Neurotransmitter asetilkolin, bahan kimia yang melonjak selama jam bangun, juga kuat selama tidur REM, menurut Johns Hopkins Medicine. Ketika manusia terjaga, asetilkolin muncul untuk membantu otak menyimpan informasi yang dikumpulkan.

Ini yang membuat manusia mengingat informasi saat tidur. Itulah mengapa belajar sebelum tidur dapat sangat membantu manusia mengingat fakta-fakta penting keesokan harinya. Dan ini bukanlah mitos semata, sufah dibuktikan.

Saat tertidur, otak mengalami pola gelombang otak yang dikenal sebagai "spine spindles," yang menurut Sleep Foundation, tidak sepenuhnya dipahami, tetapi dianggap berperan dalam mempelajari dan mengintegrasikan ingatan baru.

Spindel tulang belakang juga dapat berperan dalam memastikan kita tetap tertidur bahkan ketika otak kita menghadapi rangsangan dari luar. Selama tidur, otak bahkan mencuci dirinya sendiri dalam campuran cairan serebrospinal dan darah.

Memahami sifat siklus pencucian ini dapat membantu mengungkap informasi baru tentang gangguan terkait usia serta berbagai gangguan neurologis dan psikologis yang sering dikaitkan dengan pola tidur yang terganggu, termasuk autisme dan penyakit Alzheimer.

"Ada beberapa proses otak yang diamati terjadi saat tidur," kata Dr. David Raizen, profesor neurologi di University of Pennsylvania.

"Ini termasuk sekresi hormon pertumbuhan pada manusia, pembersihan metabolit limbah yang menumpuk selama jam bangun, perubahan metabolisme, dan perubahan kekuatan komunikasi antara sel-sel otak (neuron), terangnya.

Sebuah studi tahun 2017 di jurnal Nature Medicine menemukan bahwa kurang tidur dapat mengganggu kemampuan sel-sel otak untuk berkomunikasi satu sama lain, yang menyebabkan penyimpangan mental sementara yang memengaruhi memori dan persepsi visual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!