Kandungan Racun Ular Black Mamba Bikin Korbannya Vertigo hingga Lumpuhkan Pernapasan

Kamis, 08 September 2022 - 05:03 WIB
Nama Black Mamba pada spesies ular ini diambil karena spesies ular ini memiliki mulut yang hitam. Ular Black Mamba dengan ular Cottonmouths memiliki kemiripan ketika mereka merasa terancam.

Perilaku dari ular Black Mamba ini cukup mengkhawatirkan bagi kita ketika kita menemukan hewan ini karena ketika ular ini sudah terpojok, ular ini akan mengangkat kepala mereka, kadang-kadang dengan sepertiga dari tubuh mereka dari tanah, melebarkan sayap seperti kobra, membuka mulut hitam mereka, dan mendesis.

Perilaku hewan ini dilakukan untuk tetap bertahan hidup. Jika penyerang tetap bertahan hidup, ular Black Mamba akan terus menyerang berulang kali , menyuntikkan sejumlah besar neurotoksin dan kardiotoksik yang kuat di setiap serangan yang dilakukannya.

Berbeda dengan kebanyakan ular lainnya, ular yang satu ini memiliki gigitan yang sangat menakutkan dan selalu berakibat fatal bagi yang terkena gigitannya. Pasalnya gigitan atau bisa ular yang dimilikinya didominasi mengandung neurotoksin dan gejalanya dapat terlihat dalam kurun waktu 10-20 menit.

Racun neurotoksin yang terkandung dalam ular ini, jika manusia terkena gigitan ini akan mengakibatkan rusaknya jaringan saraf, hilangnya indra perasa, penglihatan kabur atau berkurang, pupil menyempit, kesulitan menelan, sesak nafas, vertigo kehilangan kesadaran, dan kelumpuhan pernapasan. Gigitan mamba hitam dapat menyebabkan pingsan pada manusia dalam waktu 45 menit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!