Giliran KPU Kecolongan, 105 Juta Data Warga Diduga Habis Dibobol Hacker

Rabu, 07 September 2022 - 20:55 WIB
Hacker Bjorka mengklaim telah membobol 105 juta data masyarakat Indonesia dari KPU. Foto: ist
JAKARTA - Seakan tidak ada habisnya, kasus dugaan kebocoran data terus terjadi di Indonesia. Setelah sebelumnya viral 1,3 miliar data pendaftar kartu SIM serta data pribadi PNS, kini giliran Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang jadi target sasaran.

Dilaporkan bahwa sebanyak 105 juta data warga yang dikelola KPU berhasil dicuri hacker dan diunggah oleh akun BreachForum, Bjorka. Data mencakup NIK, Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, gender, umur, dan data-data sensitif lainnya.



Dalam unggahannya, ratusan juta data yang bocor diberi judul "Indonesia Citizenship Database From KPU 150M". Dijelaskan juga bahwa data utuh memiliki ukuran 20GB, dibobol pada September 2022, dan data disajikan dengan format CSV.

Bjorka pun turut memberikan data sample sebanyak 2 juta data yang bisa diunduh secara gratis. Di kolom keterangan, tak lupa akun tersebut juga mengunggah 1,3 miliar data pendaftar kartu SIM dengan memberikan bandrol data seharga USD5.000 atau Rp74 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!