6 Penyebab Nokia Bangkrut, Terlalu Percaya Diri dan Enggan Berinovasi
Rabu, 07 September 2022 - 06:58 WIB
5. Terlalu Fokus di Hardware
Nokia terkenal dengan kualitas perangkat kerasnya, tapi tidak terlalu memperhatikan jajaran perangkat lunaknya. Padahal, software sama pentingnya dengan hardware.
6. Melebih-lebihkan Kekuatan Merek
Nokia melebih-lebihkan nilai mereknya. Mereka percaya bahwa orang masih akan berbondong-bondong ke toko dan membeli ponsel buatan Nokia. Sayangnya, mereka terjebak dengan software yang tidak bisa bersaing.
BACA JUGA: Perbandingan iPhone 14 dan iPhone 13, Perlu Upgrade Nggak Ya?
Mereka mencoba bertahan lewat seri Lumia, tapi gagal karena kurangnya inovasi. Fiturnya tidak menarik dan membosankan. Di era 4G, Nokia bahkan belum memiliki ponsel berkemampuan 3G. Nokia juga datang dengan seri Asha untuk entry level, tapi lagi-lagi kurang bisa bersaing.
Nokia terkenal dengan kualitas perangkat kerasnya, tapi tidak terlalu memperhatikan jajaran perangkat lunaknya. Padahal, software sama pentingnya dengan hardware.
6. Melebih-lebihkan Kekuatan Merek
Nokia melebih-lebihkan nilai mereknya. Mereka percaya bahwa orang masih akan berbondong-bondong ke toko dan membeli ponsel buatan Nokia. Sayangnya, mereka terjebak dengan software yang tidak bisa bersaing.
BACA JUGA: Perbandingan iPhone 14 dan iPhone 13, Perlu Upgrade Nggak Ya?
Mereka mencoba bertahan lewat seri Lumia, tapi gagal karena kurangnya inovasi. Fiturnya tidak menarik dan membosankan. Di era 4G, Nokia bahkan belum memiliki ponsel berkemampuan 3G. Nokia juga datang dengan seri Asha untuk entry level, tapi lagi-lagi kurang bisa bersaing.
(dan)
Lihat Juga :