Mantan Bos Microsoft Sebut Langkah Apple Tinggalkan Intel Sangat Berani

Kamis, 02 Juli 2020 - 06:02 WIB
Dikutip dari Ubergizmo, Rabu (1/7/2020), Sinofsky menyebut berani karena langkah Apple itu, menurutnya berpotensi menimbulkan masalah selama proses transisinya.

Namun ia mengakui bahwa Apple menjadi perusahaan yang cocok untuk melakukan rencana tersebut. Perubahan pada ARM ini akan menandai kedua kalinya Apple melakukan transisi dalam hal prosesor. Ahli Sebut Virus Corona Bisa Bertahan 20 Tahun dalam Minus 20 Derajat

Beberapa tahun lalu Apple menggunakan PowerPC untuk komputer MAC mereka, tetapi kemudian berganti ke Intel yang juga saat itu dianggap sebagai langkah berani dari Apple.

Perpindahan chip CPU dari Intel ke ARM ini memang berpotensi mempunyai banyak keunggulan. Kompatibilitas dan kinerja aplikasi adalah beberapa faktor kunci dalam menentukan keberhasilan transisi tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!