Terbongkar, Selama 6 Bulan AS Sudah Kirim 806.000 Peluru Artileri ke Ukraina
Kamis, 01 September 2022 - 17:24 WIB
Mengingat penurunan jumlah pembelian amunisi selama hampir 20 tahun, ada kekhawatiran terjadi kekosongan yang ditinggalkan dari dampak perang Ukraina-Rusia, karena tidak dapat diisi dalam waktu singkat. Untuk mengisi kekosongan stok peluru artileri medan di gudang senjata, pemerintah AS sedang bernegosiasi dengan perusahaan yang memproduksi amunisi 155mm.
Fakta ini membuat perusahaan amunisi kelebihan beban, dan mereka ditekan untuk membuka jalur produksi baru. Studi Departemen Pertahanan AS, menunjukkan bahwa produksi ini masih belum cukup untuk mengisi stok di gudang senjata penuh kembali.
Perwakilan Pentagon mengatakan, tingkat amunisi ini di gudang AS "sangat rendah". Perang di Ukraina secara bertahap membuat jumlahnya menipis dan sangat mengurangi pasokan untuk militer AS.
Baca juga; Rusia Sebut 6 Jenis Howitzer Bantuan Barat untuk Ukraina Tidak Berfungsi, Penyebabnya Sepele
Fakta ini membuat perusahaan amunisi kelebihan beban, dan mereka ditekan untuk membuka jalur produksi baru. Studi Departemen Pertahanan AS, menunjukkan bahwa produksi ini masih belum cukup untuk mengisi stok di gudang senjata penuh kembali.
Perwakilan Pentagon mengatakan, tingkat amunisi ini di gudang AS "sangat rendah". Perang di Ukraina secara bertahap membuat jumlahnya menipis dan sangat mengurangi pasokan untuk militer AS.
Baca juga; Rusia Sebut 6 Jenis Howitzer Bantuan Barat untuk Ukraina Tidak Berfungsi, Penyebabnya Sepele
Lihat Juga :