Gelombang Panas di China Pengaruhi Produksi Intel dan Foxconn

Minggu, 21 Agustus 2022 - 20:33 WIB
Gelombang panas ekstrem mebuat produksi Intel dan Foxconn berhenti. FOTO
BEIJING - Gelombang panas dan kekeringan yang sedang berlangsung di China telah menyebabkan kekurangan listrik di provinsi Sichuan, yang sangat bergantung pada pembangkit listrik tenaga air.

BACA JUGA - Suhu Terus Meningkat, Gelombang Panas Panggang India



Pemerintah pun memerintahkan beberapa pabrik di daerah itu untuk menghentikan produksi selama enam hari, yang berpotensi menyebabkan penundaan bagi beberapa pabrikan.

Banyak pabrik di provinsi Sichuan China telah menghentikan operasi dari Senin hingga Sabtu untuk meringankan beban jaringan listrik akibat gelombang panas yang sedang berlangsung di negara tersebut.

Bagi yang belum tahu, Sichuan adalah pusat manufaktur utama dan salah satu provinsi terbesar di China dengan populasi 84 juta orang, melansir dari Techspot, Minggu (21/8/2022).

China saat ini sedang mengalami gelombang panas terkuat dalam enam dekade terakhir, dengan banyak kota mengalami kenaikan suhu lebih dari 40 derajat Celcius atau 104 derajat Fahrenheit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!