Teruji di Medan Perang Rusia Ukraina, Internet Starlink Jadi Andalan Angkatan Udara AS

Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:18 WIB
Layanan broadband satelit Starlink yang telah teruji di medan pertempuran Rusia-Ukraina, membuat Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menggunakannya untuk mendukung operasi militernya. Foto/USAF/Telecomstechnews
WASHINGTON - Layanan broadband satelit Starlink yang telah teruji di medan pertempuran Rusia-Ukraina , membuat Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menggunakannya untuk mendukung operasi militernya. Angkatan Udara AS telah memberi SpaceX kontrak senilai USD1,9 juta (lebih dari Rp28 miliar) untuk layanan broadband satelit Starlink

Sebagai bagian dari kontrak, Angkatan Udara AS akan menggunakan Starlink untuk mendukung operasi di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman. SpaceX akan menyediakan terminal Starlink dan akses layanan untuk situs tetap dan pengguna seluler.



Starlink saat ini dirancang untuk digunakan di situs tetap. Fitur 'Portabilitas' baru diluncurkan awal tahun ini – dengan biaya bulanan tambahan – tetapi terminal saat ini tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam kendaraan yang bergerak.

Baca juga; Elon Musk Bantu Aktifkan Internet Ukraina dengan Satelit Starlink
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!