Fenomena Alam Menakutkan yang Sudah Muncul dan Dikaitkan dengan Tanda Kiamat
Selasa, 16 Agustus 2022 - 19:54 WIB
2. Matahari Terbit Secara Aneh
Pada 17 Juni 2021 silam, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan matahari terbit di utara. Fenomena tersebut diketahui terjadi di Jeneponto, Sulawesi Selatan dan langsung dikaitkan dengan hari kiamat. Setelah viral, pihak BMKG Makassar langsung melakukan klarifikasi dan menyebut bahwa matahari yang terlihat dalam video itu tetaplah terbit dari timur.
Melansir Okezone, matahari lebih condong bergerak ke sebelah utara meskipun tetap terbit dari timur. Fenomena jenis ini biasa terjadi pada bulan Maret sampai Juni dan berakhir pada September setiap tahunnya. Sebenarnya, dalam hadits Nabi Muhammad SAW dijelaskan bahwa kiamat akan terjadi jika matahari terbit di barat.
“Tidak akan terjadi hari kiamat sampai matahari terbit (dari barat) dan orang-orang melihatnya, mereka semua akan percaya. Dan saat itu terjadi, maka tidak ada baiknya bagi yang baru percaya” (HR Bukhari). Namun, fenomena yang terjadi di Jeneponto itu tetap saja heboh dan membuat masyarakat kembali menyinggung tanda-tanda kiamat.
3. Bulan Terbelah
Selanjutnya, ada fenomena bulan terbelah yang juga dikaitkan dengan kiamat. “Saat (hari kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah.
Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, ‘(ini adalah) sihir yang terus-menerus’. Dan mereka mendustakan (Muhammad) dan mengikuti keinginannya, padahal setiap urusan telah ada ketetapannya.” Surat Al Qamar ayat 1-3 tersebut dengan gamblang menyebutkan salah satu tanda kiamat, yakni bulan terbelah.
Pada 17 Juni 2021 silam, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan matahari terbit di utara. Fenomena tersebut diketahui terjadi di Jeneponto, Sulawesi Selatan dan langsung dikaitkan dengan hari kiamat. Setelah viral, pihak BMKG Makassar langsung melakukan klarifikasi dan menyebut bahwa matahari yang terlihat dalam video itu tetaplah terbit dari timur.
Melansir Okezone, matahari lebih condong bergerak ke sebelah utara meskipun tetap terbit dari timur. Fenomena jenis ini biasa terjadi pada bulan Maret sampai Juni dan berakhir pada September setiap tahunnya. Sebenarnya, dalam hadits Nabi Muhammad SAW dijelaskan bahwa kiamat akan terjadi jika matahari terbit di barat.
“Tidak akan terjadi hari kiamat sampai matahari terbit (dari barat) dan orang-orang melihatnya, mereka semua akan percaya. Dan saat itu terjadi, maka tidak ada baiknya bagi yang baru percaya” (HR Bukhari). Namun, fenomena yang terjadi di Jeneponto itu tetap saja heboh dan membuat masyarakat kembali menyinggung tanda-tanda kiamat.
3. Bulan Terbelah
Selanjutnya, ada fenomena bulan terbelah yang juga dikaitkan dengan kiamat. “Saat (hari kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah.
Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, ‘(ini adalah) sihir yang terus-menerus’. Dan mereka mendustakan (Muhammad) dan mengikuti keinginannya, padahal setiap urusan telah ada ketetapannya.” Surat Al Qamar ayat 1-3 tersebut dengan gamblang menyebutkan salah satu tanda kiamat, yakni bulan terbelah.
Lihat Juga :