Para Arkeolog Temukan Istana Cucu Jenghis Khan, Hulagu Dikenal Sebagai Penjarah Baghdad
Senin, 25 Juli 2022 - 17:43 WIB
Sisa-sisa istana megah yang pernah dibangun untuk Hulagu Khan, cucu Jenghis Khan, diperkirakan telah ditemukan di Provinsi Van di Turki timur oleh sejumlah arkeolog. Foto/Live Science
ANKARA - Sisa-sisa istana megah yang pernah dibangun untuk Hulagu Khan, cucu Jenghis Khan, diperkirakan telah ditemukan di Provinsi Van di Turki timur oleh sejumlah arkeolog. Hulagu Khan adalah seorang pemimpin Mongol yang terkenal karena peristiwa penghancuran dan penjarahan Baghdad pada tahun 1258.
Catatan sejarah menyebutkan sebuah istana dan ibu kota musim panas di wilayah tersebut, tetapi tidak menyebutkan secara pasti lokasinya. Penggalian istana sedang berlangsung oleh tim gabungan Turki-Mongolia, tetapi tampaknya banyak yang sudah dijarah.
“Sisa-sisa kompleks istana Khan sekarang hancur total,” kata anggota tim penggalian Munkhtulga Rinchinkhorol, arkeolog dari Akademi Ilmu Pengetahuan Mongolia, kepada Live Science dikutip SINDOnews, Senin (25/7/2022). Meskipun ada penjarahan, tim telah menemukan sisa-sisa genteng berlapis kaca, batu bata, tembikar keramik berlapis tiga warna, dan porselen.
Baca juga; Misteri Makam Jenghis Khan, Benarkah Dia Naik ke Surga?
Temuan penting menunjukkan beberapa genteng memiliki simbol mirip hurup S pada genteng ujung atap. Biasanya simbol ini dikenal sebagai Pola Svastika atau Tamga yang identik dengan salah satu simbol kekuatan Khan Mongol. Berbagai bentuk pola svastika digunakan pada zaman kuno dan abad pertengahan dan versinya disesuaikan oleh Nazi pada abad ke-20.
Artefak, dikombinasikan dengan catatan sejarah yang menyebutkan kehadiran Mongol yang kuat di daerah tersebut, membuat para peneliti percaya bahwa istana tersebut berasal dari zaman Ilkhanate. “Ubin dengan simbol-simbol ini adalah alasan penting mengapa para peneliti percaya bahwa mereka telah menemukan sebuah istana milik Hulagu Khan,” kata Rinchinkhorol.
Catatan sejarah menyebutkan sebuah istana dan ibu kota musim panas di wilayah tersebut, tetapi tidak menyebutkan secara pasti lokasinya. Penggalian istana sedang berlangsung oleh tim gabungan Turki-Mongolia, tetapi tampaknya banyak yang sudah dijarah.
“Sisa-sisa kompleks istana Khan sekarang hancur total,” kata anggota tim penggalian Munkhtulga Rinchinkhorol, arkeolog dari Akademi Ilmu Pengetahuan Mongolia, kepada Live Science dikutip SINDOnews, Senin (25/7/2022). Meskipun ada penjarahan, tim telah menemukan sisa-sisa genteng berlapis kaca, batu bata, tembikar keramik berlapis tiga warna, dan porselen.
Baca juga; Misteri Makam Jenghis Khan, Benarkah Dia Naik ke Surga?
Temuan penting menunjukkan beberapa genteng memiliki simbol mirip hurup S pada genteng ujung atap. Biasanya simbol ini dikenal sebagai Pola Svastika atau Tamga yang identik dengan salah satu simbol kekuatan Khan Mongol. Berbagai bentuk pola svastika digunakan pada zaman kuno dan abad pertengahan dan versinya disesuaikan oleh Nazi pada abad ke-20.
Artefak, dikombinasikan dengan catatan sejarah yang menyebutkan kehadiran Mongol yang kuat di daerah tersebut, membuat para peneliti percaya bahwa istana tersebut berasal dari zaman Ilkhanate. “Ubin dengan simbol-simbol ini adalah alasan penting mengapa para peneliti percaya bahwa mereka telah menemukan sebuah istana milik Hulagu Khan,” kata Rinchinkhorol.
Lihat Juga :