Autopsi 3D Tak Perlu Hadirkan Jenazah Asli di Meja Bedah

Minggu, 24 Juli 2022 - 15:27 WIB
Namun di masa depan, otopsi fisik tak akan lagi dibutuhkan karena pengembangan otopsi virtual. Otopsi virtual bersifat non-invasif, tidak merusak tubuh, dan tidak juga merusak bukti forensik. Sebagai gantinya, digunakan model 3D.

Hal ini bisa dicontohkan dengan misal ada bekas gigitan, hasil pemindaian bekas gigitan tersebut akan dicocokkan ke tersangka.

Untuk saat ini, prosedurnya tidak banyak digunakan karena pengembangan alatnya sangat mahal.

Universitas Flinders bahkan pernah memperkenalkan 4 meja perangkat pembedahan tubuh virtual seperti ini dan akan ditempatkan di kampus mereka di Adelaide, Mount Gambier, Darwin dan Renmark, dilengkapi dengan teknologi konferensi video yang saling terhubung diantara ke-4 lokasi ini maka memungkinkan prosedur pembedahan dilakukan di 4 kampus.

Tubuh wanita dan laki-laki ditampilkan di meja anatomi virtual didasarkan pada ukuran manusia sebenarnya - yakni wanita berusia 26 tahun yang meninggal karena kanker perut, dan jenazah seorang pria berusia 33 tahun yang meninggal karena leukaemia, tubuh kedua jenazah ini dibedah dengan cara yang rumit dan direplikasi dengan pandangan 3 dimensi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!