Ramalan Jayabaya Tentang Pulau Jawa Berkalung Besi, Benar Terbukti?
Senin, 18 Juli 2022 - 12:38 WIB
Jika mengacu pada tafsir yang pertama mengenai munculnya jalur kereta api, hal ini akan relevan dengan kondisi saat ini. Dikutip dari situs resmi KAI, sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai pada pembuatan jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr L A J Baron Sloet van de Beele. Tepatnya pada 17 Juni 1864.
Baca juga; Ramalan Jayabaya Soal Kiamat yang Sudah Ada di Depan Mata
Setelahnya, pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api negara melalui Staatssporwegen (SS) pada tanggal 8 April 1875. Rute pertama SS meliputi Surabaya-Pasuruan-Malang. Keberhasilan NISM dan SS mendorong investor swasta membangun jalur kereta api seperti Semarang Joana Stoomtram Maatschappij (SJS).
Setelah itu, perkembangan kereta api di Indonesia semakin pesat, termasuk di Pulau Jawa sendiri. Jika melihat ke belakang, Ramalan Jayabaya tentang tanah jawa kalungan wesi benar benar terbukti dan terjadi. Karena saat ini, sudah cukup banyak jalur perlintasan kereta api di Pulau Jawa.
Itu baru satu ramalan saja dari Jayabaya, karena beberapa ramalan lain yang disebutkan juga telah terbukti terjadi adanya.
Baca juga; Ramalan Jayabaya Soal Kiamat yang Sudah Ada di Depan Mata
Setelahnya, pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api negara melalui Staatssporwegen (SS) pada tanggal 8 April 1875. Rute pertama SS meliputi Surabaya-Pasuruan-Malang. Keberhasilan NISM dan SS mendorong investor swasta membangun jalur kereta api seperti Semarang Joana Stoomtram Maatschappij (SJS).
Setelah itu, perkembangan kereta api di Indonesia semakin pesat, termasuk di Pulau Jawa sendiri. Jika melihat ke belakang, Ramalan Jayabaya tentang tanah jawa kalungan wesi benar benar terbukti dan terjadi. Karena saat ini, sudah cukup banyak jalur perlintasan kereta api di Pulau Jawa.
Itu baru satu ramalan saja dari Jayabaya, karena beberapa ramalan lain yang disebutkan juga telah terbukti terjadi adanya.
(wib)
Lihat Juga :