Google Doodle Tampilkan Teleskop Luar Angkasa James Webb
Selasa, 12 Juli 2022 - 23:55 WIB
Teleskop diluncurkan dari Pusat Antariksa Guyana di Kourou, Guyana Prancis pada 25 Desember 2021 dan membutuhkan waktu sebulan untuk mencapai orbitnya pada jarak 1,5 juta kilometer (940.000 mil) dari Bumi. Peluncuran ini dimungkinkan melalui kolaborasi antara NASA, Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Badan Antariksa Kanada (CSA).
Setelah enam bulan diluncurkan ke ruang angkasa, NASA merilis gambar operasional pertama Webb yang mengungkap kedalaman dan dunia baru. Nama JWST diambil dari nama administrator kedua NASA, James E. Webb, yang memimpin misi Apollo yang mendaratkan manusia pertama di bulan.
Berkat gambar dari JWST, para astronom sekarang akan memiliki kesempatan untuk mempelajari setiap fase sejarah kosmik, yang membentang selama 13,5 miliar tahun, dan misteri di luar galaksi kita. NASA bertujuan untuk menjelajahi alam semesta awal, beberapa galaksi dari waktu ke waktu, siklus hidup bintang dan dunia lain dengan Webb.
Baca juga; Ini Fungsi Pelindung Matahari pada Teleskop James Webb
JWST bahkan akan dapat mengamati cahaya dari galaksi yang terbentuk 400 juta tahun setelah big bang, dan mendeteksi oksigen dan molekul organik di planet lain. Ini akan membuka pintu untuk lebih banyak terobosan ilmiah di masa depan, menyinari ruang, waktu, dan benda langit yang belum kita temukan.
Setelah enam bulan diluncurkan ke ruang angkasa, NASA merilis gambar operasional pertama Webb yang mengungkap kedalaman dan dunia baru. Nama JWST diambil dari nama administrator kedua NASA, James E. Webb, yang memimpin misi Apollo yang mendaratkan manusia pertama di bulan.
Berkat gambar dari JWST, para astronom sekarang akan memiliki kesempatan untuk mempelajari setiap fase sejarah kosmik, yang membentang selama 13,5 miliar tahun, dan misteri di luar galaksi kita. NASA bertujuan untuk menjelajahi alam semesta awal, beberapa galaksi dari waktu ke waktu, siklus hidup bintang dan dunia lain dengan Webb.
Baca juga; Ini Fungsi Pelindung Matahari pada Teleskop James Webb
JWST bahkan akan dapat mengamati cahaya dari galaksi yang terbentuk 400 juta tahun setelah big bang, dan mendeteksi oksigen dan molekul organik di planet lain. Ini akan membuka pintu untuk lebih banyak terobosan ilmiah di masa depan, menyinari ruang, waktu, dan benda langit yang belum kita temukan.
(wib)
Lihat Juga :