5 Ilmuwan yang Mengaku sebagai Atheis, dari Stephen Hawking hingga Richard Feynman
Selasa, 05 Juli 2022 - 16:28 WIB
4. Richard Feynman
Richard Feynman adalah fisikawan Amerika. Dia pernah mendapat nobel penghargaan atas kontribusinya pada elektrodinamika kuantum serta komputasi dan nanoteknologi.
Dikutip dari WOP, Feynman semasa muda menggambarkan dirinya sebagai seorang ateis. Menurutnya, alam semesta dengan segala isinya ini hanya bisa menjadi panggung tuhan untuk menyaksikan manusia berjuang dalam kebaikan dan kejahatan. Dia menganggap panggung tersebut terlalu besar untuk sebuah drama.
Baca juga : Sempat Ateis, Perjalanan Hidup Bawa Dena Rachman Kembali Percaya Tuhan
5. Andrei Sakharov
Andrei Sakharov merupakan seorang fisikawan nuklir Uni Soviet. Dalam salah satu karyanya, dia mengembangkan bom atom milik Soviet. Secara umum, namanya mungkin lebih dikenal sebagai aktivis HAM dan pemenang Nobel Perdamaian.
Dikutip dari situs Salon, Andrei Sakharov memiliki seorang ibu yang beragama dan ayah atheis. Hal ini membuatnya ikut menjadi ateis sejak usia 14 tahun. Semasa hidupnya, dia tetap mempertahankan keyakinannya tersebut.
Richard Feynman adalah fisikawan Amerika. Dia pernah mendapat nobel penghargaan atas kontribusinya pada elektrodinamika kuantum serta komputasi dan nanoteknologi.
Dikutip dari WOP, Feynman semasa muda menggambarkan dirinya sebagai seorang ateis. Menurutnya, alam semesta dengan segala isinya ini hanya bisa menjadi panggung tuhan untuk menyaksikan manusia berjuang dalam kebaikan dan kejahatan. Dia menganggap panggung tersebut terlalu besar untuk sebuah drama.
Baca juga : Sempat Ateis, Perjalanan Hidup Bawa Dena Rachman Kembali Percaya Tuhan
5. Andrei Sakharov
Andrei Sakharov merupakan seorang fisikawan nuklir Uni Soviet. Dalam salah satu karyanya, dia mengembangkan bom atom milik Soviet. Secara umum, namanya mungkin lebih dikenal sebagai aktivis HAM dan pemenang Nobel Perdamaian.
Dikutip dari situs Salon, Andrei Sakharov memiliki seorang ibu yang beragama dan ayah atheis. Hal ini membuatnya ikut menjadi ateis sejak usia 14 tahun. Semasa hidupnya, dia tetap mempertahankan keyakinannya tersebut.
(bim)
Lihat Juga :