Kecepatan Cahaya 300.000 Km per Detik, Begini Cara Ilmuwan Mengukurnya
Sabtu, 25 Juni 2022 - 12:00 WIB
Pengukuran kcepatan cahaya pertama yang tidak menggunakan benda langit dilakukan oleh fisikawan Prancis Armand Fizeau pada tahun 1849. Dia menggunakan seberkas cahaya yang dipantulkan dari cermin yang berjarak 8 Kilometer. Sinar itu ditujukan pada gigi roda yang berputar cepat.
Kecepatan roda ditingkatkan hingga gerakannya sedemikian rupa sehingga lintasan dua arah cahaya bertepatan dengan pergerakan keliling roda satu gigi. Dengan cara ini memberikan nilai untuk kecepatan cahaya 315.000 Kilometer per Detik.
Baca juga; Mendekati Kecepatan Cahaya, China Berencana Bangun Kereta Kiamat
Setahun kemudian, fisikawan Prancis lainnya, Leon Foucault meningkatkan hasil ini menggunakan cermin berputar, yang memberikan nilai lebih akurat yaitu 298.000 Kilometer per Detik. Tekniknya cukup baik untuk memastikan bahwa cahaya merambat lebih lambat di dalam air daripada di udara.
Setelah matematikawan asal Skotlandia James Clerk Maxwell menerbitkan teori tentang elektromagnetisme pada tahun 1865, menjadi mungkin untuk menghitung kecepatan cahaya secara tidak langsung dengan mengukur permeabilitas magnetik dan permitivitas listrik ruang bebas.
Kecepatan roda ditingkatkan hingga gerakannya sedemikian rupa sehingga lintasan dua arah cahaya bertepatan dengan pergerakan keliling roda satu gigi. Dengan cara ini memberikan nilai untuk kecepatan cahaya 315.000 Kilometer per Detik.
Baca juga; Mendekati Kecepatan Cahaya, China Berencana Bangun Kereta Kiamat
Setahun kemudian, fisikawan Prancis lainnya, Leon Foucault meningkatkan hasil ini menggunakan cermin berputar, yang memberikan nilai lebih akurat yaitu 298.000 Kilometer per Detik. Tekniknya cukup baik untuk memastikan bahwa cahaya merambat lebih lambat di dalam air daripada di udara.
Setelah matematikawan asal Skotlandia James Clerk Maxwell menerbitkan teori tentang elektromagnetisme pada tahun 1865, menjadi mungkin untuk menghitung kecepatan cahaya secara tidak langsung dengan mengukur permeabilitas magnetik dan permitivitas listrik ruang bebas.
Lihat Juga :