Gerbang ke Neraka Kota Yunani Kuno Hierapolis Dibuka Kembali, Ini Mitos dan Faktanya

Kamis, 23 Juni 2022 - 21:24 WIB
Dalam mitos yang dipercaya, dari gua itu mengeluarkan napas mematikan Hades yang membunuh siapa pun yang mendekat. Mereka yang mendekat mati, seperti burung yang melintas di atasnya, langsung dibawa ke dunia bawah.

Sebuah studi tahun 2013 yang dipimpin oleh profesor Italia Francesco D'Andria menemukan bahwa tingkat karbon dioksida yang dipancarkan dari tanah tempat gerbang berada adalah sumber kematian. Setelah ekspedisi 2013, area tersebut ditutup untuk alasan keamanan atas emisi yang tidak diketahui selama berabad-abad.

Terkini para ilmuwan telah mendapatkan penjelasannya jauh lebih sederhana tentang fenomena Gerbang ke Neraka. Menurut laporan Daily Sabah, tim peneliti Jerman dari Universitas Duisburg-Essen menemukan apa yang sebenarnya di balik mitos "napas Hades".

Baca juga; Presiden Turkmenistan Berencana Tutup Gerbang Neraka

Mereka menemukan bahwa gua itu tepat berada di atas garis patahan Babadag, yang menjadi sumber karbon dioksida keluar dari kerak bumi dan mengisi ruang dalam gua pada tingkat yang mematikan. Di sebuah gua di bawah kuil Pluto, CO2 ditemukan dalam konsentrasi yang mematikan hingga 91 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!