5 Makanan Tertua di Dunia yang Ditemukan Arkeolog, Nomor 4 Makanan Firaun Tutankhamun

Selasa, 21 Juni 2022 - 20:23 WIB
Raja Tut meninggal sekitar tahun 1324 SM dan saat dilakukan penggalian makamnya pada tahun 1922, ada satu jenis makanan yang ditemukan. Kantor Ilmu Pengetahuan dan Masyarakat McGill, menyebutkan, itu adalah sebotol madu yang masih segar seperti saat disegel di makam atau hampir 3.300 tahun sebelumnya.

Itu bukan satu-satunya yang ditemukan di makam kuno Raja Tut, termasuk di makam milik kakek buyut Tut, Yuya dan Tuyu, adalah artefak menarik yang disebut "mumi korban", atau "mumi daging." Mumi daging ini adalah daging mumi, termasuk bebek, burung, dan potongan hewan yang lebih besar seperti kijang, sapi, dan kambing.

Daging diawetkan dengan cara dikeringkan kemudian ditutup dengan campuran resin. Sementara kakek buyut Tut dikuburkan dengan 17 mumi daging ini, Tut sendiri disegel di makamnya dengan 48 mumi.

Baca juga; Bir Sudah Dikenal Era Mesir Kuno 5.800 Tahun Lalu, Disajikan untuk Ritual Khusus

5. Popcorn Kuno dari Peru



Beberapa makanan ringan sepertinya cukup modern, popcorn salah satunya. Namun, penemuan bonggol (tongkol) jagung dengan biji pecah membuktikan bahwa orang Peru kuno sudah memiliki selera makanan ringan yang luar biasa. Itu juga membuktikan bahwa mereka makan popcorn sejak 6.700 tahun yang lalu.

Tongkol jagung berasal dari penggalian yang dilakukan di sepanjang pantai utara Peru, di lokasi yang disebut Huaca Prieta dan Paredones. Penemuan tongkol jagung ini membuat para arkeolog bersemangat karena memberikan sedikit wawasan tentang apa yang dimakan orang-orang kuno dan juga mendorong kembali sejarah jagung sekitar 2.000 tahun.

Para peneliti mengatakan orang Peru kuno membuat popcorn dari tongkol jagung yang dibungkus dan dipanggang di atas bara panas atau dipegang di atas api terbuka. Ini menunjukkan bahwa popcorn sudah dikenal dan disukai sejak lama sekali.

Baca juga; Arkeolog Berhasil Ungkap Misteri Kalender Matahari Kuno di Peru
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!