Kisah Ayam yang Pernah Dipuja Sebagai Burung Eksotis Berabad-Abad, Sekarang Jadi Santapan Lezat

Selasa, 14 Juni 2022 - 09:18 WIB
Diperkirakan pada masa sekitar 800 SM dan 700 SM, ayam mencapai Tanduk Afrika sebagai bagian dari perdagangan maritim yang berkembang. Pelaut Yunani, Etruria dan Fenisia mungkin menyebarkan burung ke seluruh Mediterania - ayam mendarat di Italia sekitar 700 SM.

Ayam berhasil mencapai Eropa tengah antara sekitar 400 SM dan 500 SM. Menariknya, banyak kerangka ayam yang ditemukan di Eropa antara tahun 50 SM hingga 100 M dikaitkan dengan penguburan. Laki-laki sering dikubur dengan ayam jantan, dan wanita dengan ayam betina.

“Ayam-ayam ini kemungkinan penting bagi orang-orang yang dikuburkan dengannya. Ini adalah burung yang lebih tua,” kata Larson.

Baca juga; Burung Gagak Hitam yang Dimuliakan Islam

Kisah bagaimana burung hutan ini menjadi salah satu makanan paling populer di Bumi, tidak ada asal-usul yang jelas. Sekitar 1500 SM, orang-orang di Asia Tenggara mulai menanam padi dan biji-bijian, dengan membuka area hutan.

Berlimpahnya biji-bijian ini akan menarik unggas hutan merah dan orang-orang pun menganggap burung berwarna-warni ini sangat menawan. Saat unggas hutan bergantung pada manusia untuk makanannya, proses domestikasi dimulai. “Mereka sangat mudah ditoleransi, dan mereka sangat tampan,” kata Larson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!